DBL DKI Jakarta 2019

Final DBL DKI Jakarta Championship 2019: Kriza Siap Hentikan Kejayaan SMAN 28 Jakarta

Laga final ini menjadi pertemuan pertama bagi kedua tim saat berlaga di ajang DBL DKI Jakarta.

Final DBL DKI Jakarta Championship 2019: Kriza Siap Hentikan Kejayaan SMAN 28 Jakarta
ISTIMEWA/Dokumentasi DBL Indonesia
Pemain, pelatih, dan tim dance SMAK 1 Penabur berfoto bersama di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI - Perhelatan bergengsi kompetisi basket Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2019 telah memasuki babak final.

Di partai final putri, jawara musim lalu SMAN 28 Jakarta akan menantang SMAK 1 Penabur di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, Sabtu (26/10/2019) sore WIB.

Laga final ini menjadi pertemuan pertama bagi kedua tim saat berlaga di ajang DBL DKI Jakarta.

Bagi SMAN 28 Jakarta, mereka ingin mempertahankan gelar juara Championship dan back to back meraih gelar juara.

Sementara itu, Kriza (julukan SMAK 1 Penabur) bertekad menciptakan rekor baru dengan memperoleh gelar juara Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2019.

Pelatih kepala SMAK 1 Penabur, Ruspin Gultom menyadari timnya akan mendapatkan perlawanan sengit dari SMAN 28 Jakarta di partai final.

Terlebih, SMAN 28 Jakarta memiliki komposisi pemain baik dan punya sejarah bagus di ajang DBL DKI Jakarta.

"Kita sih siap aja, kita hormati lawan. Kalau diliat track record SMAN 28 sangat baik, margin kemenangan selalu jauh dengan timlain. Tapi kami berusaha paling tidak kita akan cari celah untuk bisa menangkan pertandingan nanti. Kami punya kekompakan, respect yang baik," kata Ruspin kepada TribunJakarta.

Tim pelatih Kriza mewaspadai dua pemain andalan SMAN 28 Jakarta yakni Sophia Rebecca dan Christabel.

Dua pemain itu dinilai menjadi momok berbahaya dan bisa membahayakan timnya di lapangan.

"Mereka punya Sophia sama Christabel, itu memang pemain kelas nasional. Tapi ini tantangan buat saya atasi final ini, paling tidak kami mau fight kalau ada kesempatan kita bisa curi kemenangan," paparnya.

"Mudah-mudahan kita berhasil dan anak-anak juga semangat. Kita sudah kepalang kecebur satu kaki, paling tidak kita harus berjuang sampai titik akhir," tutur Ruspin Gulton.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved