Kasus Siswa Tikam Guru Tak Terima Ditegur karena Merokok, Ini yang Dilakukan KPAI

Siswa Tak Terima Ditegur saat Merokok Tusuk Guru Agama Hingga Tewas, KPAI Akan Rapat Koordinasi

Kasus Siswa Tikam Guru Tak Terima Ditegur karena Merokok, Ini yang Dilakukan KPAI
TRIBUNMANADO
Seorang guru agama di SMK Ichthus Manado, Alexander Pangkey (54) mengalami nasib nahas. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kekerasan berujung kematian kembali terjadi dalam dunia pendidikan tanah air.

Kali ini korbannya seorang guru agama, Alexander Valentino Warupangkey (54).

FL (16), seorang siswa SMK di Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara, tega menusuk guru agamanya Alexander Valentino Warupangkey (54), dengan 14 tikaman hingga tewas.

Peristiwa ini terjadi di salah satu SMK swasta, di Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Sebulan sebelumnya, seorang siswa SMP swasta di wilayah yang sama, meninggal dunia setelah di hukum fisik oleh guru karena terlambat masuk sekolah.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan, Retno Listyarti menuturkan, peristiwa penikaman guru oleh siswa SMK di Manado, Sulawesi Utara, berawal saat sang guru memberi hukuman kepada pelaku yang terlambat datang ke sekolah pada Senin (21/10/2019).

Setelah menjalani hukuman, sang siswa beristirahat sambil mengisap rokok di dalam lingkungan sekolah bersama teman-temannya.

Hal ini dipergoki sang guru yang menegurnya agar tidak merokok di lingkungan sekolah.

Namun FL, siswa SMK itu tak terima hingga ia terlibat adu mulut dengan sang guru dan akhirnya dilerai penjaga sekolah.

Saat itu, sang siswa mengeluarkan kata-kata ancaman dan pergi meninggalkan sekolah.

Halaman
1234
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved