Lurah Lenteng Agung Yakin Pelaku Vandalisme MCB bukan Warganya

Keyakinan Bayu didasari pada kalimat yang ditulis oleh pelaku vandalisme.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Pembatas jalan MCB di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, yang sempat jadi sasaran vandalisme sudah dicat, Sabtu (26/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Lurah Lenteng Agung Bayu Pasca Soengkono meyakini pelaku vandalisme pada pembatas jalan movable concrete barrier (MCB) bukan warganya.

Keyakinan Bayu didasari pada kalimat yang ditulis oleh pelaku vandalisme.

"Kalau lihat bahasanya, saya yakin bukan warga Lenteng Agung. Saya yakin," kata Bayu saat dihubungi TribunJakarta.com, Sabtu (26/10/2019).

Sebelumnya, aksi vandalisme di MCB Lenteng Agung terjadi pada Jumat (25/10/2019).

Pelaku vandalisme menuliskan kata-kata, "Jokowi Fasis" dan "Demi Flyover, Pohon Game Over" di MCB di depan Kampus Institut Ilmu Sosial dan Politik (IISIP).

"Biasanya yang kami tindak lanjuti itu anak-anak sekolah yang coret-coret biasa saja," ujar Bayu.

Ia menilai aksi vandalisme yang terjadi Jumat kemarin berbeda dari sebelumnya.

"Ada motif-motif tertentu mungkin ya," ucap dia.

Saat ini, MCB tersebut sudah dicat berwarna kuning dan hitam oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Lenteng Agung.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved