Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrok Antar Kelompok Masyarakat di Tanah Abang

"Ada tiga yang kami amankan, inisialnya DF, HM, dan MF," ucap Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono, Sabtu (26/10/2019).

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Bentrok Antar Kelompok Masyarakat di Tanah Abang
TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat
Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono, saat diwawancara Wartawan, di area SUGBK, Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Polisi menetepkan tiga orang tersangka dalam bentrok antar kelompok masyarakat yang terjadi di kawasan Tanah Abang pada Jumat (25/10/2019) sore.

"Ada tiga yang kami amankan, inisialnya DF, HM, dan MF," ucap Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono, Sabtu (26/10/2019).

Dijelaskan Lukman, peristiwa ini sendiri terjadi saat para tersangka dan rekannya yang lain menyatroni kantor DPC Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten sekira pukul 16.00 WIB.

Mereka datang untuk menemui Ketua DPC BPPKB Banten sambil menenteng sejumlah senjata tajam, seperti golok dan samurai.

Namun, sesampainya di lokasi, mereka tidak berhasil menemui sang ketua, sehingga mereka nekat melakukan pengerusakan di kantor DPC BPPKB Banten itu.

Bentrok pun sempat semakin memanas, saat anggota organisasi massa (Ormas) BPPKB Banten tidak terima kantornya dirusak oleh sekelompok orang tersebut.

Beruntung, pihak kepolisian dari sektor Metro Tanah Abang dan Polres Metro Jakarta Pusat langsung bergerak cepat menuju lokasi keributan di kawasan Jembatan Bongkaran, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Polisi pun langsung mengamankan tiga orang tersangka yang diduga melakukan pengerusakan kantor ormas tersebut.

"Ketiganya kami amankan karena diduga melakukan pengerusakan dan pengancaman," ujarnya saat dikonfirmasi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini para tersangka harus meringkuk di balik jeruji besi Polsek Metro Tanah Abang.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved