Kabinet Jokowi Maruf Amin

Pos Kementerian Pertahanan Vital Bagi Pemerintahan Jokowi-Maruf

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Bambang Kristiono, mengatakan pemerintah harus memperhatikan bidang pertahanan.

Pos Kementerian Pertahanan Vital Bagi Pemerintahan Jokowi-Maruf
ISTIMEWA
Presiden Joko Widodo bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (11/10/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menunjuk Prabowo Subianto menempati posisi menteri pertahanan di kabinet Indonesia Maju.

Kementerian ini merupakan salah satu pos kementerian vital yang terkait urusan pertahanan.

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Bambang Kristiono, mengatakan pemerintah harus memperhatikan bidang pertahanan.

Menurut dia, ancaman peperangan pada saat ini bukan lagi pada invasi atau serangan bersenjata, tetapi lebih kepada kepada perang digital, teknologi, dan juga proxy war.

"Di masa depan, dinamika kehidupan yang dihadapi generasi muda akan banyak sekali, termasuk ancaman proxy war," kata Bambang kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (26/10/2019).

Dia menjelaskan, jika dilihat secara global bidang pertahanan tidak bisa dipisahkan dari bidang pertanian dimana ketahanan pangan suatu bangsa berpengaruh kepada kekuatan pertahanan.

Sehingga, kata dia, ketahanan pangan merupakan salah satu faktor penentu dalam stabilitas nasional suatu negara, baik di bidang ekonomi, keamanan, politik maupun sosial.

Apabila Indonesia memperlihatkan
Kelemahan-kelemahan di bidang sosial, politik, uang, ekonomi, budaya bangsa dan pertahanan keamanan, maka akan menjadi celah bagi negara-negara asing masuk dan mulai menguasai kekayaan alam Indonesia.

Untuk itu, dia menegaskan, pertahanan negara dan ketahanan pangan rakyat Indonesia di masa depan harus semakin kuat, berjalan beriringan untuk memperkuat kedaulatan pertahanan dan pangan masyarakat Indonesia.

"Ini (kedaulatan pertahanan dan pangan,-red) dua hal yang saling berkaitan," kata dia.

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved