Breaking News:

Siswi SMA Mengaku Hamil, Sang Pacar Lakukan Penganiayaan, Pelaku Kaget Korban Masih Hidup

Seorang siswi SMA berinisial FN tak berdaya setelah jadi korban penganiayaan dan perkosaan oleh pacarnya yang juga masih pelajar SMA.

Penulis: Suharno | Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa
Korban penganiayaan dan pemerkosaan saat hendak dilarikan ke RS Bhayangkara, oleh Unit PPA Polresta Palembang, usai ditemukan di lokasi Indralaya. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang siswi SMA berinisial FN tak berdaya setelah jadi korban penganiayaan dan perkosaan oleh pacarnya yang juga masih pelajar SMA.

Pelaku penganiayaan dan pemerkosaan siswi SMA itu adalah pacarnya, FP, yang masih berusia 18 tahun.

Polisi sudah mengamankan FP untuk pemeriksaan. Penganiayaan dan pemerkosaan itu bermula saat FN mengaku hamil.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit PPA, Iptu Tohirin dan Kasubnit PPA, Ipda Hendri mengatakan tetap menahan FP meski masih berstatus pelajar.

"Meski di berstatus pelajar, pelaku terpaksa kami tahan. Korban juga telah dilakukan visum sebagai penguatan barang bukti," katanya, Sabtu (26/10/2019) seperti dikutip dari Tribun Sumsel.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti antara lain satu helai bra milik korban, satu helai celana dalam milik korban, satu buah ikat pinggang milik korban, satu unit ponsel Merk Oppo A3 S milik pelaku, dan satu unit sepeda motor merk Honda Beat dengan nopol BG 5774 CU milik pelaku.

Pelaku ditangkap tanpa perlawanan saat sedang nongkrong bersama temannya di depan kosan pelaku di Jalan Veteran Palembang, Jumat (25/10/2019) sekitar pukul 22.00 malam.

Video Panasnya Bersama Om-om Beredar, Gadis Remaja yang Hilang Sejak Februari Ditemukan Keluarganya

Terungkap Fakta Kasus Suami Bunuh Istrinya di Jember, Kecewa Uang Gaji Selalu Habis Ketika Diminta

Pelaku yang masih pelajar SMA kelas 3 ini langsung digiring oleh unit PPA Polresta Palembang untuk dimintai keterangan.

"Pelaku kami ancam dengan Pasal 81 Ayat (1) juncto Pasal 76D UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, sebagaimana telah diubah dengan UU No 35 Tahun 2014 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," katanya.

Pengakuan Pelaku

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved