Wanita Korban Pelecehan Seksual di KRL Tak Sempat Foto Tapi Masih Ingat Ciri-ciri Pelaku

Seorang wanita berinisial AM (24) menjadi korban pelecehan seksual yang terjadi di Kereta Rel Listrik (KRL) tujuan Bekasi.

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Ilustrasi: penumpukan para penumpang kereta commuterline, di Stasiun Palmerah, Jakarta Barat, Senin (1/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Seorang wanita berinisial AM (24) menjadi korban pelecehan seksual yang terjadi di Kereta Rel Listrik (KRL) tujuan Bekasi.

Peristiwa ini ia bagikan di akun media sosial twitter dan mendapatkan sejumlah tanggapan dari warganet.

Dalam unggahan yang dibuat pada, Sabtu, (26/10/2019) itu, wanita pemilik akun @anggigi_ menceritakan, pelecehan seksual terjadi di KRL tujuan Bekasi dengan nomor KA1408.

Peristiwa bermula ketika ia pulang kantor pada Jumat, (25/10/2019), sekitar pukul 17.32 WIB.
Ia naik KRL tujuan Bekasi dari Stasiun Gondangdia dengan kondisi saat itu penumpang padat.

AM saat dikonfirmasi mengatakan, usai kejadian, dia tidak sempat mengambil foto wajah pelaku.

Hal ini dikarenakan, pelaku mulai sadar ketika ia berani teriak di dalam gerbong untuk membentak perlakuan tindakan pelecehan yang menimpanya.

"Abis saya bentak itukan saya langsung telfon pacar saya, ibu-ibu samping saya juga bilang foto aja mba orangnya, nah setelah saya tutup telfon itu dia udah minta permisi sama orang-orang dan turun di Stasiun Kelnder," kata AM saat dikonfimasi, Senin, (28/10/2019).

Meski begitu, AM mengaku masih ingat dengan ciri-ciri pelaku.

Menurut dia, pelaku memiliki perawakan yang tidak muda dengan tinggi badan sedang, serta cenderung kebapak-bapakan.

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved