Pembuatan Jalur Sepeda Habiskan Anggaran Rp 73 Miliar, Ini Penjelasan Pemprov DKI

Dari kelima komponen tersebut, pengadaan marka coldpastic menelan biaya paling mahal, yaitu sebesar Rp 61,56 miliar

Pembuatan Jalur Sepeda Habiskan Anggaran Rp 73 Miliar, Ini Penjelasan Pemprov DKI
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Pengendara sepeda melintas di jalur sepeda di Jalan RS Fatmawati Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (10/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan dana Rp 73,77 miliar yang dianggarkan oleh pihaknya dalam draf Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran (KUA-PPAS) 2020 untuk membuatan jalur sepeda.

Ia menyebut, anggaran sebesar itu tidak hanya digunakan untuk pembuatan jalur sepeda saja.

"Ada beberapa komponen, tidak pure jalur sepeda sebenarnya. Karena dianggaran sudah di awal, tambahan sebagian besar untuk jalur sepeda dan marka ganjil genap," ucapnya, Selasa (29/10/2019).

Anggaran pembuatan jalur sepeda itu sendiri disisipkan oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta ke dalam Kebutuhan Pemeliharan Prasarana Rekayasa Lalu Lintas di Koridor Busway di dokumen KUA-PPAS 2020.

"Kemarin ada aturan kita tidak boleh menambah kegiatan di awal. Jadi saya masukan saja yang bisa diakomodir," ujarnya saat dikonformasi.

"Paling mendekati yang memungkinkan ya pemarkaan di jalan," tambahnya menjelaskan.

Berdasarkan draf KUA-PPAS, anggaran tersebut digunakan untuk lima komponen, yaitu pengadaan daun rambu berbahan alumunium composite, marka jalan thermoplastic putih, marka coldplastic berwarna, marka thermoplastic kuning, speed trap/pita penggadung.

Tawuran Kembali Pecah di Manggarai, Pemicunya Diduga Provokasi di Media Sosial

Boeing Siapkan Rp 702 Miliar untuk Santuni Keluarga Korban Kecelakaan Lion Air JT 610

Dari kelima komponen tersebut, pengadaan marka coldpastic menelan biaya paling mahal, yaitu sebesar Rp 61,56 miliar.

Jika didalami lagi, dana sebesar itu paling dominan digunakan untuk membuat marka di jalur sepeda, yaitu sebesar Rp 51,29 miliar. Sedangkan sisanya untuk membuat marka ganjil genap dan marka jalur busway.

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved