Satpol PP Razia Griya Pijat Ciputat, Terapis Sembunyi di Loteng & Dijanjikan Kerja ke Luar Negeri

Kabid penegak perundang-undangan Satpol PP Tangsel, Sapta Mulyana mengatakan dari razia tersebut sebanyak delapan terapis terjaring.

Satpol PP Razia Griya Pijat Ciputat, Terapis Sembunyi di Loteng & Dijanjikan Kerja ke Luar Negeri
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Belasan anggota Satpol PP Tangerang Selatan (Tangsel) menggerebek panti pijat Mandiri Utama di bilangan Jalan RE Martadinata, Ciputat, pada Senin siang (28/10/2019). 

Sementara delapan trapis dan pemilik dibawa ke Polres Tangerang Selatan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Pelanggaran ini karena kegiatan tak berizin. Apapun alasannya ini tidak berizin. Tidak ada surat-surat yang bisa ditunjukkan apa izinnya tapu ada kegiatan. Karena itu kami segel," tutur Sapta.

5 terapis sembunyi di loteng

Belasan anggota Satpol PP Tangerang Selatan (Tangsel) menggarebek panti pijat Mandiri Utama di bilangan Jalan RE Martadinata, Ciputat, pada Senin siang (28/10/2019).

Saat pasukan berpakaian cokelat itu sampai, panti pijat sudah dalam keadaan tertutup dan digembok dari luar.

Informasi soal razia tersebut bocor, sang pemilik berusaha mengakali.

Polisi Pamong Praja itu tak habis akal, gerbang dibuka paksa dan dilakukan penggeledahan.

Pantauan TribunJakarta.com, pasukan langsung masuk dan memeriksa setiap ruangan. Sampai ke loteng, bangunan lantai tiga itu, didapati para terapis sedang bersembunyi.

Bahkan ada yang sempat menyebrang ke ruko sebelah yang bagian lotengnya nyambung.

Kepala Bidang (Kabid) Per Undang-Undangan pada Satpol PP Tangsel, Sapta Mulyana mengatakan, pihaknya memang tidak mendapti terjadi praktik prostitusi di lokasi.

Halaman
1234
Penulis: wahyu tribun jakarta
Editor: Muhammad Zulfikar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved