Jawaban Idham Aziz saat Ditanya Soal Penyelesaian Kasus Novel Baswedan

Idham Aziz hanya menjawab singkat saat ditanya soal komitmennya mengungkap kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK, Novel Baswedan.

Jawaban Idham Aziz saat Ditanya Soal Penyelesaian Kasus Novel Baswedan
Tribunnews/Jeprima
Irjen Pol Idham Azis (kanan) saat menghadiri upacara serah terima jabatan PATI Polri Polisi di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (24/1/2019). Irjen Pol Idham Azis menjabat sebagai Kabareskrim menggantikan Komjen Pol Arief Sulistyanto 

Pertama yakni mengamankan program pembangunan nasional, memantapkan soliditas internal dan sinergitas TNI-Polri, mewujudkan insan bhayangkara yang bersih dan bebas KKN, menuntaskan kasus yang menjadi perhatian publik, dan terakhir menyiapkan suksesi pimpinan polri selanjutnya.

"Dengan mempertimbangkan capaian program-program prioritas Kapolri sebelumya dan memperhatikan sisa waktu masa pengabdian yang hanya 14 bulan, maka jika diberikan kepercayaan amanah sebagai Kapolri, saya akan melakukan program penguatan Polri yang Promoter menuju Indonesia maju," pungkas Idham Aziz.

PSI Sebut Anggaran Pengadaan Pulpen Capai Rp 124 Miliar, Kasudisdik Jaktim: Saya Nggak Ingat Datanya

Alasan Prabowo Subianto Gunakan Mobil Pribadi Bukan Kendaraan Dinas untuk Bertugas

Baca makalah

Komisi III DPR telah memulai sesi wawancara fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan Calon Kapolri Komisaris Jenderal Idham Aziz di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, (30/10/2019).

Uji kelayakan dan kepatutan tersebut dimulai sejak pukul 14.00 Wib di ruang rapat Komisi III, yang diawali dengan pemaparan rencana program Kepolisian oleh Idham Aziz.

Mengenakan seragam kepolisian lengkap Idham tampak membaca buku atau makalah dalam memaparkan program kepolisian. Terdapat kurang lebih 7 program prioritas Idham Aziz sebagai Kapolri.

Mulai dari mewujudkan SDM yang unggul, pemantapan Harkamtibmas, penguatan penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan, pemantapan manajemen media, penguatan sinergi Polisional, penataan kelembagaan, dan penguatan pengawasan.

Sebelumnya Ketua Komisi III Herman Herry mengatakan bahwa komisinya akan menanyakan langkah Kapolri terkait situasi negara terkini. Komisi III tidak akan menggali kasus perkasus karena jabatan Calon Kapolri Idham Aziz hanya 14 bulan.

"Jadi kami lebih fokus pada apa kerja cepat yang mau dia lakukan. Apa saja kita tidak bicara per kasus tapi prioritas apa saja kerja cepat," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Idham Aziz Hanya Menjawab Singkat dan Langsung Bergegas Saat Ditanya Soal Kasus Novel Baswedan

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved