UMP DKI Jakarta

Kenaikan UMP DKI Jakarta Zaman Basuki Tjahaja Purnama Hingga Anies Baswedan, Ahok Pernah Naikan 15%

Kenaikan UMP DKI Jakarta dari zaman Basuki Tjahaja Purnama hingga Anies Baswedan, Ahok pernah naikan UMP 15 persen.

Penulis: Suharno | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Gubernur Anies Baswedan, Basuki Tjahaja Purnama, dan Djarot Saiful Hidayat saat bertemu di Gedung DPRD DKI, Senin (26/8/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Ribuan buruh melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Para buruh ini menuntut upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta yang layak pada tahun 2020.

Besaran kenaikan UMP DKI Jakarta 2020 yang ditetapkan yakni naik 8,51 persen.

Jadi UMP DKI Jakarta yang pada tahun 2019 lalu Rp 3.940.973 naik menjadi Rp 4.276.349,906.

Kenaikan tersebut menurut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sesuai dengan keputusan pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan.

Suasana unjuk rasa buruh menuntut UMP DKI Jakarta 2020 yang layak di gedung Balai Kota DKI Jakarta, pukul 11.05 WIB, Rabu (30/10/2019).
Suasana unjuk rasa buruh menuntut UMP DKI Jakarta 2020 yang layak di gedung Balai Kota DKI Jakarta, pukul 11.05 WIB, Rabu (30/10/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)

UMP DKI Jakarta yang ditetapkan dari tahun ke tahun memang selalu naik.

Berikut kenaikan UMP DKI Jakarta yang dilansir dari Kompas.com sejak tahun 2015 saat Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta hingga zaman Anies Baswedan.

Anaknya Tak Naik Kelas, Seorang Ibu Tuntut Ganti Rugi Rp 551 Juta Kepada SMA Kolese Gonzaga Jaksel

Tahun 2015

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta menetapkan UMP DKI Jakarta 2015 sebesar Rp 2,7 juta.

Para buruh saat itu berkeras meminta revisi UMP setelah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Namun, Ahok menegaskan bahwa upah itu tetap di angka Rp 2,7 juta.

Ahok menyebut inflasi setelah kenaikan harga BBM menurut Badan Pusat Statistik (BPS) hanya sebesar 1,43 persen.

Artinya, kenaikan tersebut tidak berdampak signifikan terhadap nilai UMP yang telah ditetapkan pada November 2014.

Lagi pula, Ahok menyebut besaran UMP 2015 sebesar Rp 2,7 juta telah mempertimbangkan prediksi inflasi.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melayani langsung pengaduan Warga Menteng, Jakarta Pusat tentang sengketa tanah yang dialaminya dengan orang lain. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu melayani warga di pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, usai mendatangi Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Konferensi Islam (KTT OKI) 2016 di Jakarta Convention Center (JCC), Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jl. Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (7/3/2016).TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melayani langsung pengaduan Warga Menteng, Jakarta Pusat tentang sengketa tanah yang dialaminya dengan orang lain. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu melayani warga di pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, usai mendatangi Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Konferensi Islam (KTT OKI) 2016 di Jakarta Convention Center (JCC), Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jl. Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (7/3/2016).TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN (TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN)

Sikap Alumni SMA Gonzaga Terkait Kasus Orangtua yang Tuntut Sekolah Karena Anaknya Tak Naik Kelas

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved