Tokyo Motor Show 2019

Kenapa Mobil Mungil di Jepang Jadi Idola, Ini Langkah Daihatsu Peduli Customer

Satu hal menarik di sela kunjungan awak media ke Jepang bersama PT Astra Daihatsu Motor dari 22-27 Oktober adalah kei car.

Penulis: Y Gustaman | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Y Gustaman
Mobil kei car Daihatsu Tanto di Jepang. 

"Pajaknya (kei car) lebih sedikit. Pemerintah memang memberi insentif pajak," sambung dia.

Deretan mobil kei car pengguna dan komunitas Daihatsu di ajang Love-Local di Chimyoko-Kawanishi, Jepang, Minggu (27/10/2019). Acara ini untuk merekatkan relasi customer dan Daihatsu.
Deretan mobil kei car pengguna dan komunitas Daihatsu di ajang Love-Local di Chimyoko-Kawanishi, Jepang, Minggu (27/10/2019). Acara ini untuk merekatkan relasi customer dan Daihatsu. (TribunJakarta.com/Y Gustaman)

13 Tahun Rajai Pasar Kei Car

Ngomong-ngomong soal kei car, Daihatsu rajanya di Jepang karena selama 13 tahun menjadi penguasa disusul Suzuki dan Honda.

Daihatsu memiliki banyak pilihan di segmen kei car seperti Tanto, Awake, Hijet, Cocoa, Cast, Mira, Move, Canbus, Copen, dan lain sebagainya.

Coordinator, Marketing and Sales Promotion Department, Overseas Business Management Daihatsu Motor Corporation (DMC), Makoto Arisato menjelaskan Daihatsu menguasai 31 persen pasar kei car di Jepang.

Dari total pasar kei car di Jepang yang mencapai 5 juta unit. Setiap tahunnya Daihatsu menjual 600 ribuan unit kei car, sementara untuk compact 50 ribu unit.

"Di mana 90 persen dari 600 ribuan unit mobil Daihatsu adalah kei-car," ungkap Arisato kepada rombongan jurnalis yang dibawa PT Astra Daihatsu Motor saat test drive di Fuji Speedway, Prefektur Shizouka, Jumat (24/10/2019).

Direktur Pemasaran PT ADM, Amelia Tjandra, menegaskan Daihatsu sudah merajai untuk penjualan kei car di Jepang selama 13 tahun, disusul kemudian Suzuki dan Honda.

"Pasar Jepang paling tinggi itu Daihatsu, sekitar 31-an persen. Dari volume DMC itu kei car yang paling tinggi."

"Daihatsu menjadi yang terlaris pertama di Jepang, setelah itu disusul oleh Suzuki dan Honda," ujar Amelia.

Menurut Amelia, kei car banyak dipilih oleh kaum perempuan, kemudian diikuti oleh para orang tua.

Test drive Tanto di Fuji Speedway, Jepang.
Test drive Tanto di Fuji Speedway, Jepang. (Daihatsu)

Hal ini cukup masuk akal mengingat mobilitas harian anak muda, suami atau bapak-bapaknya lebih banyak menggunakan transportasi massal kereta api.

"Sementara di rumah untuk mengantar anak sekolah dan belanja mereka memakai mobil kei car," Amelia menambahkan.

Masih menurut Amelia, kei car kurang diterima konsumen di pasar Indonesia. Alasannya, kapasitas mobil ini sedikit menampung penumpang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved