Tokyo Motor Show 2019

Kenapa Mobil Mungil di Jepang Jadi Idola, Ini Langkah Daihatsu Peduli Customer

Satu hal menarik di sela kunjungan awak media ke Jepang bersama PT Astra Daihatsu Motor dari 22-27 Oktober adalah kei car.

Penulis: Y Gustaman | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Y Gustaman
Mobil kei car Daihatsu Tanto di Jepang. 

Kebanyakan para lansia yang menetap di suburban di Jepang hidup mandiri dan tetap beraktivitas meski tinggal sendiri. Oleh karena itu mobilitas mereka harus dengan berkendara.

Program yang sudah dilaksanakan tiga tahun lalu dirasa bermanfaat bagi para lansia. Mereka menjadi lebih sadar bagaimana berkendara yang aman, sehat dan selamat.

Menurut informasi, sejak program ini bergulir sampai sekarang telah melibatkan 1.200 penduduk lokal dan dilaksanakan di 4 outlet Daihatsu di Jepang.

Efek baiknya, para lansia menjadi tahu diri di usianya bagaimana harus berkendara, termasuk menjaga konsentrasi dan daya respon selama berkendara.

Program ini akan terus dilanjutkan hingga mencapai 37 outlet sampai akhir tahun fiskal 2019.

Daihatsu berkolaborasi dengan Japan Automotive Federation, Pemerintah Kota Matsusaka, akademisi dari Asosiasi Terapi Fisik Mie, dan warga atau komunitas lokal.

Kampanye yang dikhususkan bagi para lansia yang memiliki lisensi berkendara ini mendapatkan pengecekan gratis seperti mengukur tensi darah.

Kemudian, para terapis akan mengecek kondisi mereka sekaligus memberikan latihan khusus bagi para lansia apa yang harus dilakukan.

Test drive Daihatsu Copen di Fuji Speedway, Jepang.
Test drive Daihatsu Copen di Fuji Speedway, Jepang. (Daihatsu)

Di antaranya mengukur waktu para lansia dari duduk lalu diminta berjalan di sekitar cone kemudian kembali duduk di bangku.

Latihan lainnya berupa seberapa mampu para lansia berdiri di atas satu kaki, sementara kedua tangannya ditaruh di pinggang.

Selain itu, para lansia juga mendapat latihan mengukur kemampuan kognitif mereka dengan membuat garis sambung dari angka 1 ke 26.

Berikutnya, giliran instruktur Japan Automotive Federation yang memberikan penjelasan kepada peserta bagaimana berkendara yang baik.

Di antaranya seperti mengecek dengan mata sendiri blind area yang sulit terjangkau dari posisi mengemudi, posisi duduk agar mengemudi dengan selamat.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved