Pertama Kali Terjadi, Panjang Tumpukan Sampah Kali Jambe Tambun Capai 200 Meter

Tumpukan sampah memenuhi permukaan Kali Jambe di dekat Perumahan Satriajaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.

Pertama Kali Terjadi, Panjang Tumpukan Sampah Kali Jambe Tambun Capai 200 Meter
TRIBUNJAKARTA.COM/Yusuf Bachtiar
Tumpukan sampah di Kali Jambe Desa Satriajaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu, (30/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBUN UTARA - Tumpukan sampah memenuhi permukaan Kali Jambe di dekat Perumahan Satriajaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.

Sekretaris Desa Satriajaya, Muhamad Jamaludin, mengatakan, sampah ini menumpuk hingga sepanjang 200 meter dengan lebar kurang lebih 20 meter.

"(Panjang tumpukan sampah) 200 meter lebih itu kemarin, enggak tahu sekarang bisa tambah (panjang) lagi, lebarnya 20 meteran," kata Jamaludin saat dikonfirmasi, Rabu, (30/10/2019).

Tumpukan sampah di Kali Jambe dekat Perumahan Satriajaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu, (30/10/2019).
Tumpukan sampah di Kali Jambe dekat Perumahan Satriajaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu, (30/10/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/Yusuf Bachtiar)

Dia mengatakan warga sekitar lokasi tumpukan sampah telah melapor kejadian tersebut ke perangkat desa.

Laporan itu juga sudah disikapi dengan melakukan peninjauan langsung dan berkordinasi ke pihak Kecamatan Tambun Utara.

"Tindakan, saya harap dari dinas terkait, terutama dari pihak Pemda atau Bupati Bekasi harusnya disikapi secepatnya. jangan hanya sebatas memantau, warga juga bisa mantau mah," ujar Jamaludin.

Sampah yang menumpuk di Kali Jambe wilayah Desa Satriajaya merupakan yang pertama terjadi.

Sampah ini kata Jamaludin merupakan sampah kiriman dari hulu kali yang membentang di beberapa desa baik di Kecamatan Tambun Utara maupun Tambun Selatan.

"Selama ini warga mendorong, karena volumnya sudah besar ya, susah. Harusnya dinas terkait menyediakan alat beratnya, armadanya. Sampah kiriman dari Desa Mangunjaya, lalu Setiamekar, Karangsatria, setelah itu baru Kota Bekasi," jelas dia.

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved