Jasad Terpanggang Dalam Mobil

Polisi Serahkan Berkas Perkara Aulia Kesuma Kasus Bunuh Suami dan Anak Tiri ke Kejati DKI Jakarta

Berkas perkara tahap pertama tersangka kasus pembunuhan suami dan anak tiri, Aulia Kesuma diserahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Polisi Serahkan Berkas Perkara Aulia Kesuma Kasus Bunuh Suami dan Anak Tiri ke Kejati DKI Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM/Annas Furqon Hakim
Aulia Kesuma, tersangka pembunuhan suami dan anak tirinya, di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya telah menyerahkan berkas perkara tahap pertama tersangka kasus pembunuhan suami dan anak tiri, Aulia Kesuma ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian mengatakan, berkas perkara itu dilimpahkan pada Rabu (30/10/2019).

Berkas perkara itu terdaftar dalam nomor BP/755/X/2019/Ditreskrimum, tanggal 30 November 2019.

"(Berkas perkara) sudah dilimpahkan hari ini," kata Jerry saat dikonfirmasi Kompas.com.

Dikonfimasi terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, kini polisi tengah menunggu proses pemeriksaan berkas perkara tersebut hingga dinyatakan lengkap dan siap untuk disidangkan.

"Saat ini, kami menunggu keputusan Jaksa terkait kelengkapan berkas perkaranya," ujar Argo.

Sebelumnya diberitakan, Aulia Kesuma merencanakan pembunuhan terhadap suaminya, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan anak tirinya, M Adi Pradana alias Dana (23) pada Agustus 2019 lalu.

Pembunuhan berencana itu berawal ketika Aulia merasa sakit hati kepada Edi. Aulia berharap, rumahnya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan dijual untuk melunasi utangnya senilai Rp 10 miliar. Namun, tidak diizinkan Edi.

Aulia dibantu anak kandungnya, KV dan tiga pembunuh bayaran, yakni Supriyanto alias AP, S dan A untuk menghabisi nyawa suami dan anak tirinya. Namun, saat eksekusi, AP tak terlibat karena AP pura-pura kesurupan.

Sehingga, Aulia hanya dibantu KV dan dua pembunuh bayaran berinisial S dan A untuk menghabisi nyawa suami dan anak tirinya.

Halaman
12
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved