Sidang Perdana Kasus Polisi Tembak Mati Polisi di Depok, Terdakwa Mengaku Khilaf

Kasus Polisi tembak mati Polisi di Polsek Cimanggis, Kota Depok, mulai memasuki meja hijau.

Sidang Perdana Kasus Polisi Tembak Mati Polisi di Depok, Terdakwa Mengaku Khilaf
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Suasana persidangan kasus polisi tembak mati polisi dengan pelaku RT di PN Depok, Rabu (30/10/2019). 

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, berkas perkara tersebut diserahkan pada awal Agustus 2019.

"Penanganan terkait anggota di Polsek Cimanggis yang ditembak (Brigadir Rangga), prosesnya sudah sampai tahap satu. Berkas sudah kita serahkan ke kejaksaan. Tentunya akan dilakukan penelitian," kata Gatot di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (12/8/2019).

Kini, polisi tengah menunggu proses pemeriksaan berkas perkara tersebut hingga dinyatakan lengkap dan siap untuk disidangkan.

"Kalau nanti jaksa sudah mengatakan lengkap, tentunya (berkas perkara) akan dikembalikan kepada kita, lalu akan melakukan penyerahan tahap dua. Tapi kalau masih ada kekurangan, nanti jaksa akan mengirimkan P19 dan kita melengkapi kekurangannya," kata Gatot.

Pelaku tak punya gejala gangguan jiwa

Hasil pemeriksaan psikologi terhadap Brigadir Rangga Tianto dalam kasus penembakan terhadap Bripka Rahmat Effendy menunjukkan tidak ada gejala gangguan kejiwaan.

"Pelaku sudah kita lakukan pemeriksaan kejiwaan psikologi.

Hasil sementaranya, yang bersangkutan normal," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (12/8/2019).

Gatot mengimbau jajarannya untuk mengevaluasi kembali kepemilikan senjata api guna menghindari kejadian serupa.

Selain itu, lanjut Gatot, setiap anggota kepolisian harus menjalani pemeriksaan psikologi secara intensif sebelum dibekali sebuah senjata api.

Halaman
1234
Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved