Trotoar di Sepanjang Jalan KH Wahid Hasyim Jadi Lapak Parkir Kendaraan, Pejalan Kaki Terganggu

Trotoar di sepanjang Jalan Kiai Haji (KH) Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, menjadi lapak parkir kendaraan, pada sekira pukul 09.40 WIB.

Trotoar di Sepanjang Jalan KH Wahid Hasyim Jadi Lapak Parkir Kendaraan, Pejalan Kaki Terganggu
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Trotoar di sepanjang Jalan Kiai Haji (KH) Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, menjadi lapak parkir kendaraan, pada sekira pukul 09.40 WIB, Rabu (30/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Trotoar di sepanjang Jalan Kiai Haji (KH) Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, menjadi lapak parkir kendaraan, pada sekira pukul 09.40 WIB, Rabu (30/10/2019).

Kendaraan tersebut berada tepat di tengah-tengah trotoar yang baru selesai direvitalisasi Pemprov DKI Jakarta.

Di antaranya ada bajaj, truk besar, motor, dan mobil.

Pantauan TribunJakarta.com, satu di antara tempat tersebut terdapat tukang parkir.

Tepatnya berada pada depan minimarket.

Hasil Liga Spanyol: Lionel Messi Menggila, Barcelona Menang Telak dan Meroket di Puncak Klasemen

Lalu, truk besar berwarna kuning ini terpantau menghalangi ruang gerak bagi pejalan kaki di sana.

Sang sopir pun tak terlihat di lokasi.

Namun, satu sampai dua orang terlihat membawa barang dari bagian belakang truk tersebut.

"Sopirnya tidak tahu ke mana. Saya mau masukkan kardus ke dalam warung," ujar seorang pengangkat barang, di lokasi.

TribunJakarta.com pun menemui seorang pejalan kaki, Anita (33), yang melintas di trotoar KH Wahid Hasyim.

Menurut Anita, kendaraan yang memarkirkan kendaraan di atas trotoar tersebut mengganggu aktivitasnya.

"Pertama, jadi terganggu ya. Kedua, saya jadi harus lewat jalan raya. Agak takut ya tertabrak kendaraan," ujar Anita kepada TribunJakarta.com.

Bantah Ada Anggaran Pengadaan Lem Aibon Rp 82 Miliar, Dinas Pendidikan DKI Sebut Salah Ketik

Anita berharap, agar para pemilik kendaraan memiliki kesadaran untuk tak memarkir kendaraan di trotoar.

"Harapannya semoga tidak ada kendaraan yang parkir di trotoar. Harus parkir pada tempat yang sesuai," ucap Anita. (*)

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved