Bank DKI dan BI Luncurkan Program Digital Island di Kepulauan Seribu

Bank DKI bersama Bank Indonesia meluncurkan program Digital Island di Kepulauan Seribu.

Bank DKI dan BI Luncurkan Program Digital Island di Kepulauan Seribu
Istimewa Dok Bank DKI
Peresmian Digital Island oleh Bank DKI dan BI di Kepulauan Seribu, Kamis (31/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Guna membenahi ketimpangan finansial dan digital, Bank DKI bersama Bank Indonesia meluncurkan program Digital Island di Kepulauan Seribu.

Program ini merupakan lanjutan dari gagasan yang dikemukan Pemprov DKI Jakarta pada 2018 lalu.

Dimana kala itu, Pemprov DKI bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keungan (OJK) membuat program Digital Island.

"Melalui program ini, kami juga berharap agar wisatawan yang berkunjung bisa merasa aman dan nyaman dalam bertransaksi keuangan," kata
Kepala Perwakilan Bank Indonesia wilayah DKI Jakarta, Hamid Ponco Wibowo, Kamis (31/10/2019).

Sementara itu, Direktur Bank DKI Ateng Rivai mengatakan, program Digital Island yang dilakukan kleh Bank Indknesia ini merupakan apresiasi atas inisiasi yang dilakukan oleh Bank DKI di Kepulauan Seribu.

Dimana Bank DKI telah menempatkan mesin 11 ATM, 69 EDC, dan QR Code berbasis QRIS di sejunlah pulau di Kepulauan Seribu.

"Ini merupakan komitmen bank DKI dalam mendukung gerakan Less Cash Society di seliruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu," ujar Ateng.

Wanita Asal Thailand Selundupkan Narkoba di Kemaluannya, Disembunyikan Tiga Jam Hingga Dibayar Mahal

Keutamaan Baca Surat Yasin di Malam Jumat, Hajat Dikabulkan & Terhindar Siksa Kubur

Tak hanya itu, Bank DKI juga menerapkan program Inklusi Keungan, termasuk program Laku Pandai guna memudahkan pelaku usaha di Kepulauan Seribu mendapatkan modal.

"Percepatan akses keuangan daerah juga diwujudkan denga penyaluran kredit kepada para pelaku industri kecil dan menengah di Kepulauan Seribu," tuturnya

Dari program tersebut, ia menyebut, Bank DKI telah menyalurkan kredit mikro di Kepulauan Seribi sebwsar Rp 1,13 miliar kepada 101 pelaku usaha yang didominasi sektor kuliner dan perdagangan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved