Jumlah Pengguna Facebook Tembus 2,4 Miliar, Twitter Tolak Iklan Politik Mulai November 2019

Menurut Dorsey, iklan politik bisa mempengaruhi pilihan yang kemudian berpengaruh pada kehidupan jutaan orang.

Jumlah Pengguna Facebook Tembus 2,4 Miliar, Twitter Tolak Iklan Politik Mulai November 2019
EDM TUNES
Logo Facebook 

Menurut Dorsey, iklan politik bisa mempengaruhi pilihan yang kemudian berpengaruh pada kehidupan jutaan orang.

"Kami sangat menyadari kami adalah bagian kecil dari ekosistem periklanan politik yang jauh lebih besar. Beberapa orang mungkin berargumen bahwa tindakan kami hari ini dapat menguntungkan petahana," kata Dorsey.

"Namun, kami telah menyaksikan banyak gerakan sosial mencapai skala besar tanpa iklan politik. Saya percaya ini hanya akan tumbuh. Selain itu, kita membutuhkan peraturan iklan politik yang lebih berpandangan ke depan (sangat sulit untuk dilakukan)," lanjutnya.

Samsung Keluarkan Galaxy Tab A 2019: Ada Fitur Kids Home, Ini Spesifikasi dan Harganya

HP gaming Terbaru Vivo iQoo Pro 5G: Snapdragon 855+, Harga Rp 6 Jutaan

Smartfren Negosiasi dengan Apple Jual iPhone 11 di Indonesia, Presiden Trump Keluhkan Home Hilang

Dirangkum KompasTekno dari The Verge, Kamis (31/10/2019), keputusan ini diambil setelah Facebook, Twitter, dan YouTube mendapat teguran dari bakal calon presiden AS dari Partai Demokrat, Joe Biden.

Biden merasa dirugikan atas iklan-iklan politik yang ditayangkan oleh Facebook.

Iklan tersebut dianggap memuat informasi yang salah dan tidak berdasar mengenai hubungan keluarga Biden dengan pemerintah Ukraina.

Iklan politik itu diduga dipasang oleh tim kampanye Donald Trump yang ingin menjatuhkan kredibilitas Biden.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Jumlah Pengguna Facebook Tembus 2,4 Miliar

dan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Twitter Tolak Iklan Politik Mulai November 2019

Penulis: Erik Sinaga
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved