Kekeringan di Jakarta Timur Meluas, Bantuan Air Bersih untuk 883 KK Terus Mengalir

Camat Cipayung Fajar Eko Satrio mengatakan jumlah warga yang kesulitan air bersih bertambah usai melakukan pendaftaran

Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
Dokumentasi Sudin PKP Jakarta Timur
Personel Sudin PKP Jakarta Timur saat mengirimkan bantuan air bersih di Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (31/10/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Bantuan air bersih dari Satgas Air Bersih Pemprov DKI untuk warga Jakarta Timur yang terdampak kekeringan hingga hari ini terus mengalir.

Camat Cipayung Fajar Eko Satrio mengatakan jumlah warga yang kesulitan air bersih bertambah usai melakukan pendataan terbaru pada Rabu (30/10/2019).

Meski hujan sempat mengguyur wilayah Jakarta Timur, bila dibanding pendataan pada Kamis (24/10/2019) jumlah warga terdampak kekeringan bertambah.

"Di Kelurahan Cilangkap jumlahnya bertambah, di RW 05 saja yang bertambah," kata Fajar saat dikonfirmasi, Kamis (31/10/2019).

Lurah Cilangkap Nasir Sugiar menuturkan jumlah warganya yang terdampak kekeringan kini sebanyak 238 kepala keluarga (KK).

Jumlah tersebut berasal dari RW 02, RW RW 04, dan RW 05 dengan keseluruhan jiwa terdampak sebanyak 820 jiwa.

"Untuk bantuan kiriman air bersih ditindaklanjuti Damkar Sektor 9 Cipayung. Pengiriman air bersih menunggu permintaan RT/RW setempat," ujar Nasir.

Camat Kramat Jat Eka Darmawan yang juga baru saja melakukan pendataan warganya di Kelurahan Dukuh kini sudah tak lagi terdampak kekeringan.

Namun nasib berbeda dialami warga RW 09 Kelurahan Kramat Jati yang masih membutuhkan bantuan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

"Di RW 09 ada 62 KK yang terdampak. Pengiriman bantuan air bersih dikirim oleh Aetra, dan dari Dinas Sumber Daya Air memberikan bantuan torrent untuk warga RW 09," tutur Eka.

Data sementara yang dihimpun TribunJakarta.com tercatat 883 KK dari Kecamatan Cipayung, dan Kecamatan Kramat Jati yang terdampak kekeringan.

Dua Pekan Terakhir Sudah Dua Truk Kontainer Terguling di Flyover Kranji, Polisi Ungkap Penyebab

Polemik e-Budgeting, Tompi Ikut Beri Komentar: Yang Mulia Anies, Saya Bisa Kasih Arahan Cara Ngitung

Baru Gelar Acara Lamaran, Rezky Aditya Beberkan Soal Rencana Punya Anak, Citra Kirana: Malu Aku

Namun jumlah warga Kecamatan Cipayung yang terdampak kekeringan jauh lebih banyak, yakni sebanyak 821 KK dari tujuh Kelurahan.

Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan pihaknya hari ini baru saja mengirim bantuan air bersih untuk warga Kecamatan Cipayung.

"Tadi pukul 11.30 WIB kita kirim bantuan air bersih menggunakan unit mobil tangki kapasitas 2.500 liter. Bantuan air bersih untuk warga RT 09/RW 02 sebanyak 21 KK," kata Gatot.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved