Penyebab Atap Sekolah TK Pegayon Bekasi Ambruk Diduga Karena Salah Konstruksi

"Kayanya ada keslahan konstruksi, 2 tahun lalu udah dibangun terus roboh lagi," kata Tina

Penyebab Atap Sekolah TK Pegayon Bekasi Ambruk Diduga Karena Salah Konstruksi
TRIBUNJAKARTA.COM/Yusuf Bachtiar
Kondisi ruang kelas TK Pegayon Bekasi yang ambruk sejak tiga bulan silam. Pihak sekolah sampai saat ini belum dapat melakukan perbaikan lantaran terkendala biaya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK MELATI - Atap bangunan sekolah TK Pegayon di Jalan Komplek Puri Gading Vila Bekasih Blok H1 nomor 25, Jatimelati, Pondokmelati, Kota Bekasi, roboh sejak tiga bulan lalu.

Kepala Sekolah TK Pegayon, Tina Taurina, mengatakan, penyebab robohnya atap bangunan sekolah akibat kesalahan konstruksi. Sekolah tersebut beroperasi di sebuah bangunan rumah yang disulap untuk kegaiatan belajar mengajar siswa.

"Kayanya ada keslahan konstruksi, 2 tahun lalu udah dibangun terus roboh lagi," kata Tina kepada TribunJakarta.com, Kamis, (31/10/2019).

Tina menjelaskan, secara keseluruhan, bangunan sekolah memang bangunan dengan usia cukup lama. Renovasi kala itu hanya sebatas penyesuaian untuk memudahkan proses belajar mengajar siswa.

"Iya kita enggak enak saja, murid-murid konsentrasinya juga terpecah enggak bisa konsenlah apalagi anak-anak ya. Terus ya ujan ngerinya kalau sekarang kan karena belum ujan saja sudah tiga bulan lebih," ungkapnya.

Kendala utama mengapa sampai tiga bulan sejak pertama ambruk belum diperbaiki adalah biaya. TK Pegayon merupakan sekolah untuk masyarakat menengah, iuran bulanan dan uang pangkal tebilang murah untuk menyesuaikan kemampuan wali murid.

"Untuk biaya SPP per bulan kita Rp 60 ribu per siswa, uang pangkal Rp 100.000, selebihnya buku uang seragam dari mereka (siswa) sendiri," kata Tina.

PSI: Ini Uang Rakyat, Gubernur Anies Baswedan Tolong Segera Buka Komponen APBD

Warga Pilih Tak Keluar Rumah Saat Pelantikan Jokowi, Jumlah Penumpang MRT Menurun

Siapa Inggard Joshua yang Kritik Politikus PSI? Pernah Diperika KPK dan 3 Kali Pindah Partai

Tahun ajaran ini, TK Pegayon memiliki sebanyak 11 siswa dengan dua orang tenaga pendidik. Tina sempat berusaha meminta bantuan ke sejumlah orang agar dapat memperbaiki bangunan sekolah yang rusak.

"Ya kita sudah minta bantuan ke semua lah enggak ada yang respon sama sekali paling teman-teman saya aja pada respon tapi ya enggak banyak dan belum cukup jadi malah percuma ya. Kita paling butuh sekitar 6-7 juta asal untuk yang itu saja, kalau yang bagian lain kan enggak usah yang penting yang ambruk itu saja," paparnya.

Foto : Kondisi sekolah TK Pegayon di Pondok Melati, Kota Bekasi yang ambruk sejak tiga bulan silam, Kamis (31/10/2019).

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved