Update Mayat PNS Kementerian PU Dicor: Dibunuh Saat Lemas, Pelaku Berfoya-foya dengan Perempuan

Yudi mengaku uang Rp 145 juta yang diperolehnya dari korban justru digunakan buat foya-foya bersama perempuan lain.

Update Mayat PNS Kementerian PU Dicor: Dibunuh Saat Lemas, Pelaku Berfoya-foya dengan Perempuan
Kolase Tribun Sumsel/Ardiansyah dan Facebook
Apriyanita, aparatur sipil negara (ASN) Kementerian PU Balai Besar Palembang dan terduga pembunuhnya 

Namun, mobil yang dijanjikan oleh Yudi tak kunjung datang. Aprianita lalu meminta kepada tersangka untuk mengembalikan uang milik korban.

"Saya kembalikan Rp 50 juta saat dia minta uangnya,"kata Yudi.

Selama memegang uang korban, Yudi selalu datang ke tempat karaoke untuk berfoya-foya dan menyewa dua perempuan.

Dalam satu malam saja, pria bertubuh gempal ini mengaku bisa menghabiskan uang sebesar Rp 5 juta.

Akan tetapi, ia mulai kebingungan ketika korban menagih untuk meminta uangnya dikembalikan akibat mobil yang dijanjikan tak ada.

"Uangnya habis untuk karaoke dan senang-senang. Saya mulai bingung ketika korban menagih uangnya. Karena mobil itu tidak ada. Jadi saya rencanakan untuk membunuh korban,"ujar Yudi.

Yudi pun lalu menghubungi pamannya bernama Navari alias Nopi alias Aci (57) untuk meminta solusi atas permasalahan yang menimpanya tersebut.

Menurutnya, Nopi menyarankan agar Aprianita dibunuh.

"Akhirnya saya turuti, Aci minta uang Rp 15 juta dan saya siapkan hari itu juga,"aku Yudi.

Nopi lalu mengajak dua rekanny,a Amir dan Ilyas (26) untuk ikut beraksi.

Halaman
1234
Penulis: erik sinaga
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved