Kontroversi Anggaran DKI Jakarta

William PSI Tak Kapok Disentil Politikus Gerindra, Tegaskan Transparansi Harus Dihormati

dirinya tetap menghargai kritikan yang disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi A Inggard Joshua kepada dirinya tersebut

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
Warta Kota/Ricky Martin Wijaya
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI William Aditya Sarana 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Anggota Komisi A DPRD DKI dari Fraksi PSI William Aditya Sarana mengaku tak kapok usai disemprot oleh seniornya, politisi Gerindra Inggard Joshua setelah beberapa kali mengungkap usulan anggaran Pemprov DKI ke publik.

"Kapok enggak sih. Enggak kapok karena menurut saya transparansi itu harus dihormati dan memang harus transparan," ucapnya, Kamis (31/10/2019).

Ia pun merasa, apa yang dilakukan olehnya tidak melanggar etika lantaran saat ini para anggota dewan sedang membahas uang milik rakyat Jakarta.

"Ini kan uang rakyat, kalau uang orang lain saya beberin itu baru enggak sopan. Tapi kalau itu uang rakyat, saya kasih tahu ini uang mereka untuk apa, sepertinya logis saja," ujarnya di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

"Justru kalau enggak ada etika itu kalau (anggaran) ditutupi," tambahnya menjelaskan.

Meski mengaku tidak kapok, anggota dewan termuda ini menyebut, dirinya tetap menghargai kritikan yang disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi A Inggard Joshua kepada dirinya tersebut.

"Saya menerima nasihat beliau dan kritikan beliau karena beliau senior saya. Jadi, saya terima saja kritikan beliau," kata William.

Kedepannya, ia pun berjanji tetap akan mengungkap ke publik bisa menemukan kejanggalan dalam anggaran maupun kebijakan yang dihasilkan oleh Pemprov DKI.

"Soal etika kan subyektif. Kalau kami melihat, menemukan data dan di situ ada keanehan. Lalu kami upload ke publik, melanggar etika apa coba?" tuturnya.

Persija Jakarta Alami Situasi Sulit, Eks Ketum The Jakmania Bandingkan Kondisi dengan Musim Lalu

Fraksi PDIP DPRD DKI Siap Bantu Anies Baswedan Sisir Usulan Anggaran KUA-PPAS

Seperti diketahui, Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Inggard Joshua mengkritik salah satu anggotanya, yaitu William Aditya Sarana di sela rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020.

Politisi Gerindra ini menyentil William lantaran kerap mengkritisi rancangan anggaran yang disusun Pemprov DKI diluar forum resmi.

Bahkan, Inggard menyebut, politisi muda PSI itu tidak memiliki tata krama dalam menyampaikan aspirasinya.

"Kita perlu punya rasa harga diri dan punya tata krama dalam rangka menyampaikan aspirasi. Asprirasi itu boleh keluar setelah kita melakukan pembahasan," ucapnya, Kamis (31/10/2019).

Jika ingin mengkritisi usulan anggaran yang dibuat oleh Pemprov DKI, Inggard pun menyarankan William untuk mengemukakannya dalam rapat anggaran dengan eksekutif.

"Ketika ada pertanyaan tolong dicatat, dicatat dan kita bahas nanti," ujarnya di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

"Saya berharap forum yang kencang itu di ruangan ini. Kita mau berantem ya berantem di ruangan ini, jangan berantem di luar," tambahnya menjelaskan.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved