Bambang Soesatyo Akui Akan Jadi Preman Bila NKRI Diganggu, Rocky Gerung: Kembali ke Orde Baru?

Debat panas antara Rocky Gerung dan Ade Armando soal pernyataan Bambang Soesatyo yang mengancam akan jadi preman.

Tangkapan Layar Kompas TV
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo saat membuka acara pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024, Minggu (20/10/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM -- Pengamat Politik Rocky Gerung menuntut Presiden Jokowi untuk meminta maaf kepada publik atas pernyataan Ketua MPR Bambang Soesatyo.

Hal itu dikarenakan menurutnya, Jokowi sebagai kepala negara berhak melakukan itu.

Namun hal itu ditentang oleh Dosen Ilmu Komunikasi UI Ade Armando yang mengatakan, bahwa pernyataan Bambang Soesatyo itu tidak ada urusannya dengan Jokowi.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari acara Rosi di Youtube KOMPASTV Jumat (1/11/2019), Rosi memperlihatkan pernyataan Bambang Soesatyo yang jadi perbincangan.

"Kami akan menjelma jadi preman dan buas kembali tanpa pandang bulu makakala ada yang mengganggu kedaulatan Negara Kesatuan RI dan Pancasila, serta Pak Jokowi sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan," ujar Bambang Soesatyo dalam tayangan tersebut.

Kemudian, Ade Armando menanggapi pernyataan itu dan menyatakan keberatan dengan pernyataan Ketua MPR tersebut.

Bahkan ia mempertanyakan, apakah pernyataan itu berarti Indonesia akan kembali ke zaman orde baru.

"Ini persis yang kita bicarakan barusan, dan saya keberatan sekali dengan pernyataan Bambang Soesatyo ini, bayangkan kami akan menjelma jadi preman dan buas kembali tanpa pandang bulu, maksud dia apa? Apakah kita akan kembali ke era orde baru?," kata dia.

Kemudian Rocky Gerung pun terdengar menanggapi keheranan Ade Armando tersebut.

"Dia menerjemahkan pikiran Jokowi?," kata Rocky Gerung sambil tersenyum.

Namun hal itu buru-buru dibantah oleh Ade Armando.

Menurutnya, hal itu merupakan pernyataan personal Bambang Soesatyo yang sedang mencari muka di depan Jokowi.

"Nggak, nggak ada urusan, dia lagi cari muka di depan kita semua, cari muka di depan Pak Jokowi," jelasnya.

Sementara itu, Rocky menilai pernyataan Bambang Soesatyo itu tidak disampaikan secara personal.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved