Kontroversi Anggaran DKI Jakarta

Anggaran DKI Jakarta Jadi Sorotan, Kepala Bappeda Sri Mahendra Mengundurkan Diri: Ini Alasannya

Dengan suara berat dan raut muka sedih, Mahendra mengumumkan pengunduran dirinya di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

Anggaran DKI Jakarta Jadi Sorotan, Kepala Bappeda Sri Mahendra Mengundurkan Diri: Ini Alasannya
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Kepala Bappeda Sri Mahendra Satria Wirawan saat mengumumkan pengunduran dirinya di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (1/11/2019). 

Buntut dari kisruh anggaran DKI Jakarta ini, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sri Mahendra Satria Wirawan pun memutuskan melepas jabatannya.

Dengan suara berat dan raut muka sedih, Mahendra mengumumkan pengunduran dirinya di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

Ia menyebut, keputusannya ini lantaran tidak puas dengan kinerjanya menyusun anggaran DKI Jakarta untuk tahun 2020.

"Bapak ibu sekalian, seperti kita ketahui situasi dan kondisi saat ini yang membutuhkan kinerja Bappeda yang lebih baik lagi, saya mengajukan permohonan untuk mengundurkan diri," ucapnya, Jumat (1/11/2019).

Dengan pengunduran dirinya ini, Mahendra berharap penggantinya bisa meningkatkan kinerja Bappeda kedepannya.

"Harapan saya agar akselerasi Bappeda dapat lebih ditingkatkan lagi," ujarnya dalam konferensi pers di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

Posisi baru Sri Mahendra

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Sri Mahendra Satria Wirawan resmi melepas jabatannya.

Usai mengundurkan diri, Mehendra akan menduduki jabatan sebagai Widyaiswara.

Widyaiswara merupakan aparatur sipil negara (ASN) yang diangkat sebagai pejabat fungsional oleh pejabat yang berwenang.

Halaman
1234
Penulis: MuhammadZulfikar
Editor: Muji Lestari
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved