Polisi Amankan Ratusan Botol Miras dari Toko Kelontong di Serang Baru Bekasi

Polsek Serang Baru menyita ratusan minuman keras dari toko kelontong di Desa Sirnajaya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

Polisi Amankan Ratusan Botol Miras dari Toko Kelontong di Serang Baru Bekasi
Dok Polsek Serang Baru
Kapolsek Serangbaru AKP Wito dan jajarannya saat operasi Cipta Kondisi dengan menyasar toko peredaran miras, Sabtu (2/11/2019) dini hari WIB. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, SERANGBARU - Polsek Serang Baru menyita ratusan minuman keras dari toko kelontong di Desa Sirnajaya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Sabtu (2/11/2019) dini hari WIB.

Ini bagian dari Operasi Cipta Kondisi yang dilakukan Polsek di bawah Polres Metro Bekasi, Jawa Barat.

Kapolsek Serang Baru, AKP Wito, mengatakan toko tersebut milik Sahala Manalu (44).

Miras disimpan di dalam ruangan agar tidak dapat diketahui dengan mudah.

"Jadi ini toko kelontong, jualan macam-macam. Ada beras, mi instan, semua ada. Tapi dia menjul miras juga, diletakkan agak ke dalam barang-barang itu, yang beli yang tahu-tahu saja," kata Wito.

Hasil penggeledahan polisi menemukan 203 botol minuman keras berbagai merek. 

Pemilik toko mengaku menjual miras untuk tambahan omzet usahanya karena dianggap laku.

"Kita langsung lakukan pendataan, introgasi dan pembinaan, barang-barang bukti semua kita sita," jelas Wito.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi, AKP Sunardi mengatakan, selain di Polsek Serangbaru, operasi miras dilakukan di sejumlah polsek di wilayah Polres Metro Bekasi.

"Semua Polsek jajaran dari semalam melakukan operasi cipta kondisi secara serentak dengan sasaran penjual miras," tegas dia.

Hasil operasi di Polsek Cikarang Barat berhasil mengamankan 143 botol miras berbagai merek, Polsek Babelan 87 botol, Cikarang Selatan 60 botol Polsek Setu 6 botol, Polsek Kedungwaringin 12 botol.

"Semua barang bukti kita sita di masing-masing polsek jajaran, sementara untuk pemilik toko kira lakukan pembinaan agar tak mengulanginya," jelas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved