Langkah NasDem Temui Pimpinan Parpol Oposisi Teguhkan Demokrasi yang Bermutu

Menurutnya, NasDem memilih untuk menyelamatkan agar demokrasi kita terus memiliki perangkat utama yaitu check and balances.

Langkah NasDem Temui Pimpinan Parpol Oposisi Teguhkan Demokrasi yang Bermutu
Istimewa
Politisi Partai Nasdem, Charles Meikyansyah 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kunjungan Ketua Umum NasDem Surya Paloh bersilaturahmi dengan segenap pimpinan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di kantor DPP PKS TB Simatupang pada Rabu (30/10/2019) menimbulkan sederet pertanyaan.

Menjawab hal tersebut, politisi NasDem Charles Meikyansyah mengatakan, Surya Paloh bertemu dengan sejumlah pimpinan partai politik oposisi karena tidak ingin di Indonesia kembali memiliki sejarah yang kelam yakni kembalinya politik otoritarian.

Menurutnya, NasDem memilih untuk menyelamatkan agar demokrasi kita terus memiliki perangkat utama yaitu check and balances.

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (kiri) berpelukan dengan Presiden PKS Sohibul Iman (kanan) usai mengadakan pertemuan di Kantor DPP PKS, Jakarta, Rabu (30/10/2019). Pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi kebangsaan dan saling menjajaki untuk menyamakan pandangan tentang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (kiri) berpelukan dengan Presiden PKS Sohibul Iman (kanan) usai mengadakan pertemuan di Kantor DPP PKS, Jakarta, Rabu (30/10/2019). Pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi kebangsaan dan saling menjajaki untuk menyamakan pandangan tentang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

"Absennya check and balances, akan menyuburkan kekuasaan yang absolut. Demi kepentingan bangsa, demokrasi tidak boleh berjalan tanpa keseimbangan. NasDem memilih untuk menyelenggarakan politik yang kritis dan konstruktif demi demokrasi yang bermutu," kata Charles kepada wartawan di Jakarta, Minggu (3/11/2019).

Lalu apakah NasDem lantas keluar dari pemerintahan?

Opisisi seharusnya tidak bisa lagi dimaknai secara biner.

Hadirnya perwakilan NasDem dalam pemerintahan merupakan ikhtiar NasDem untuk menegaskan politik yang kritis dan konstruktif.

"Selain itu NasDem juga mengajak serta partai diluar pemerintahan untuk terus memainkan politik penyeimbang agar prinsip check and balances sebagai prinsip utama demokrasi terus bekerja serta memberikan alternatif kebijakan," katanya.

Charles menjelaskan, pekerjaan rumah kita kedepan sungguh sangat besar.

Terus menyelenggarakan demokrasi yang bermutu dengan menguatkan sistem check and balances akan menyelesaikan masalah utama yaitu kembalinya politik otoritarian yang menghambat negara untuk maju.

Halaman
12
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved