Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor Ajak Kepala Desa Terpilih Rangkul Lawan Politik

Ia mencatat dari hasil sementara di 121 desa atau sekitar 45 persen dari desa yang mengikuti pilkades serentak dimenangkan oleh Keluarga Besar Partai.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor Ajak Kepala Desa Terpilih Rangkul Lawan Politik
ISTIMEWA
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor H. Ade Ruhandi 

TRIBUNJAKARTA.COM, BOGOR - Partai Golkar meminta kadernya untuk aktif membangun bangsa dari perdesaan, termasuk bersedia menjadi pamong, bahkan kepala desa di berbagai pelosok desa di Tanah Air.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor H. Ade Ruhandi, berharap kader Partai Golkar aktif membangun desa-desa di sekitar tempat tinggalnya.

UMK Kabupaten Bogor 2020 Diprediksi Naik Jadi Rp 4 Juta Lebih, BPS: Tunggu Tingkat Inflasi

“Kami bahkan mendapatkan laporan dari tim di lapangan yang bertugas memantau jalannya Pilkades Serentak 2019 di 273 desa di Kabupaten Bogor, ternyata di seluruh desa ada anggota Partai Golkar yang mencalonkan sebagai kepala desa, baik kader maupun simpatisan partai," kata pria yang biasa disapa Jaro Ade itu kepada wartawan, Senin (4/11/2019).

Ia mencatat dari hasil sementara di 121 desa atau sekitar 45 persen dari desa yang mengikuti pilkades serentak dimenangkan oleh Keluarga Besar Partai Golkar.

Menurut Jaro Ade, langkah ini patut mendapatkan apresiasi karena ada keseriusan dari para kader partainya untuk membangun bangsa mulai dari desa.

Jaro Ade juga mengapresiasi Pilkades Serentak 2019, khususnya di Kabupaten Bogor, bisa berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif.

Ia juga berpesan kepada keluarga besar Partai Golkar yang terpilih sebagai kepala desa untuk menjalankan tugas sebaik-baiknya demi kepentingan masyarakat dan jangan sekali-kali berpikir untuk korupsi.

"Selanjutnya, segera melakukan komunikasi dan merangkul lawan politik di pilkades dan diajak duduk bersama untuk merumuskan arah pembangunan desanya," katanya.

Ia berpendapat bahwa membangun desa tidak ubahnya membangun bangsa dari sistem terkecil sehingga harus mereplikasi seluruh kebijakan pemerintahan yang ada.

“Rangkul semua elemen di desa untuk bersama-sama membangun bangsa, jangan ada yang dibeda-bedakan, tujuan utamanya demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved