Penyidik Polda Metro Undang Fahira Idris Klarifikasi Pelaporan Kasus Meme Gubernur Anies

Polisi meminta klarifikasi Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari DKI Jakarta, Fahira Idris selaku terlapor.

Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Anggota DPD RI, Fahira Idris menyambangi kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) Lenteng Agung, Jagakarsa pada Minggu (3/11/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, SEMANGGI - Polda Metro Jaya bakal mendalami pelaporan kasus postingan meme berupa foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan terlapor pakar komunikasi Ade Armando.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono bakal meminta klarifikasi Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari DKI Jakarta, Fahira Idris selaku terlapor.

Ade dilaporkan ke Mapolda Metro Jaya, Jumat (1/11/2019) malam oleh Fahira karena telah memposting meme berupa foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan riasan wajah tokoh Joker ke Facebook.

Laporan polisi itu tertuang dalam nomor LP/7057/XI/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus. Pasal yang dilaporkan Fahira adalah Pasal 32 ayat 1 juncto Pasal 48 ayat 1 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE, terkait larangan mengubah terhadap bentuk dokumen elektronik dan/atau informasi elektronik.

Laporkan Ade Armando ke Polda Metro Jaya, Fahira Idris: Saya Wakili Pendukung Anies yang Marah

Ade Armando saat ditemui di kantor DPP PSI, Jakarta, Jumat (15/2/2019).
Ade Armando saat ditemui di kantor DPP PSI, Jakarta, Jumat (15/2/2019). (Ria Anatasia/Tribunnews.com)

Setelah itu kata Argo penyidik juga akan memeriksa saksi-saksi yang diajukan.

"Jadi klarifikasi dari pelapor dulu, kemudian periksa saksi-saksi dan nanti kita akan cek disitu. Setelah itu baru kita panggil terlapornya," kata Argo.

Seperti diketahui pakar komunikasi Ade Armando dilaporkan ke Mapolda Metro Jaya oleh Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari DKI Jakarta Fahira Idris, Jumat (1/11/2019) malam.

Ade dilaporkan karena telah memposting meme berupa foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan riasan wajah tokoh Joker ke Facebook.

8 Bulan Rakit Senjata Api dari Airsoft Gun, Yongki Belajar dari Youtube

Fahira mengatakan pelaporan dilakukan pihaknya karena sebagai warga DKI merasa sangat tersinggung dan terkejut dengan postingan Ade Armando.

"Karena saya tadi pagi jam 11.00, di kantor saya di DPD RI di Senayan sangat terkejut dan merasa tersinggung ya sebagai warga DKI Jakarta dengan postingan itu. Dan ternyata memang banyak sekali yang tersinggung," kata Fahira usai membuat laporan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Karenanya ia langsung melaporkan Ade Armando ke Mapolda Metro Jaya, Jumat malam.

Postingan dan narasi yang dibuat Ade Armando katanya mengandung ujaran kebencian.

"Ini bisa dilihat ada di FB Ade Armando. Ini adalah Gubernur DKI Jakarta yang sedang memakai busana resminya dia, pelantikannya dia dan ini milik Pemprov, milik publik, diubah seperti Joker dengan kata-kata atau narasi yang mengarah pada pencemaran nama baik," kata Fahira.

Apalagi kata Fahira dalam gambar itu disertakan narasi yang menyesatkan .

Lieus Sebut Ahmad Dhani Dukung Pemerintahan Jokowi-Maruf Amin

"Disebutkan 'Gubernur jahat berawal dari menteri yang dipecat'. Jadi menurut saya apa yang dilakukan Saudara Ade Armando harus diusut oleh pihak berwenang," katanya.

Fahira mengatakan akun media sosial itu memang milik Ade Armando karena Ade sudah mengakui sebagai pemilik akun media sosial itu.

"Hari ini di media dia mengakui itu memang Facebook dia. Tapi dia bilang gambarnya bukan dia yang buat, orang lain. Nah, ini kita nggak tahu siapa, tapi kan yang menyebarkan beliau," kata Fahira.

Dalam laporannya, Fahira mengaku menyertakan bukti berupa hasil tangkapan layar dari akun FB Ade Armando. "Pasal yang dilaporkan berkaitan dengan undang-Undang ITE," kata Fahira. (Budi Sam Law Malau)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Dalami Kasus Ade Armando Soal Wajah Joker Anies Baswedan, Polisi Akan Klarifikasi Fahira Idris

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved