Dipolisikan, Ade Armando Menduga Ada Upaya Untuk Mengerem Orang yang Persoalkan Potensi Korupsi

Untuk diketahui, adalah Fahira Idris Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal DKI Jakarta yang melaporkan Ade Armando ke Polda Metro Jaya.

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Ade Armando dijumpai di ruangannya di Universitas Indonesia, Beji, Kota Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI – Buntut pelaporan dirinya atas kasus postingan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berwajah joker, Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando menilai ada upaya pengereman terhadap orang-orang yang mempersoalkan potensi korupsi.

Untuk diketahui, adalah Fahira Idris Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal DKI Jakarta yang melaporkan Ade Armando ke Polda Metro Jaya.

Ade pun tak habis pikir pada Fahira, yang terkesan ngotot menurutnya untuk menjebloskan dirinya ke hotel prodeo atas postingan tersebut.

“Saya merasa Fahira ini sedemikian ngototnya untuk memperkarakan kasus yang sebenarnya biasa saja, ini kan hanya meme yang biasa kita lihat. Saya merasa bahwa ini sebetulnya upaya untuk mengerem orang-orang yang mempersoalkan potensi korupsi di Pemda DKI,” kata Ade di ruangannya yang ada di Kampus UI, Beji, Kota Depok, Selasa (5/11/2019).

Ade mengakui, dirinya memang sangat keras mengkritik terkait anggaran Rp 82 miliar untuk lem aibon, Rp 100 miliar lebih untuk alat tluis, dan juga sebagainya.

Menurut Ade, semua anggaran yang tengah jadi perbincangan hangat dikalangan masyarakat tersebut merupakan contoh buruknya pengelolaan anggaran Pemda DKI dibawah kepemimpinan Anies Baswedan.

“Diduga saya dilaporkan ini tujuannya adalah bukan cuma soal gambar pak Anies yang diubah, tapi untuk mengerem agar orang tak lagi mengecam pak Anies,” ujarnya.

Laporan Fahira Idris wakili pendukung Anies yang geram

Dosen Universitas Indonesia, Ade Armando dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait kasus meme wajah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang diubah menjadi joker.

Halaman
1234
Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved