Kisah Asriah, Penjual Nasi Rames di Jaksel, Berdayakan 3 Janda dan Sisihkan 10 Bungkus Perhari

Kisah Asriah Sri Rahayu, pedagang nasi rames di Jakarta Selatan, berdayakan tiga janda dan sisihkan 10 bungkus nasi perhari.

Kisah Asriah, Penjual Nasi Rames di Jaksel, Berdayakan 3 Janda dan Sisihkan 10 Bungkus Perhari
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Sosok Asriah Sri Rahayu (52) penjual nasi rames di kantin karyawan, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Selasa (5/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI - Sejak dua tahun silam, Asriah Sri Rahayu (52) mulai menyisihkan 10 bungkus nasi rames setiap hari untuk bersedekah.

Bagi Asriah, hidup ini bukan hanya memupuk kekayaan untuk diri sendiri.

Namun, ia ingin lebih dari itu. Asriah ingin berlomba-lomba dalam memberikan kebaikan antar sesama.

Lewat kebaikan, ada kepuasaan tersendiri dalam hidupnya.

Saat siang yang terik di kantin karyawan, Setiabudi, Jakarta Selatan, hiruk pikuk karyawan memadati etalase warung nasi rames Asriah.

Di jam makan siang, tangan Asriah terus bergerak meladeni permintaan karyawan yang hendak makan.

Ia mengambil aneka lauk pauk dan tumisan sesuai permintaan pembeli dari deretan toples persegi panjang di atas lemari kaca.

Sejak pukul 11.00, Asriah dan ketiga karyawannya telah menyiapkan sekira 30 jenis makanan di atas etalasenya.

Begitu waktu makan siang menjemput di tengah hari, para karyawan seringkali memenuhi etalasenya.

Kisah Pemilik Kedai Mr Big, Berkali-kali Kena Gusur, Kini Sudah Memiliki Sejumlah Cabang di Jakarta

Halaman
123
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved