Tas Mewah Louis Vuitton Jadi Malapetaka untuk Wahid Husen dan Keluarganya

"Pada Juli 2018, Fahmi melalui Andri Rahmat memberikan 1 buah tas cluth bag merk Louis Vuitton untuk terdakwa yang diterima melalui Hendry Saputra."

Tas Mewah Louis Vuitton Jadi Malapetaka untuk Wahid Husen dan Keluarganya
Tribunnews/Jeprima
Kalapas Sukamiskin Wahid Husen saat meninggalkan gedung KPK usai ditetapkan sebagai tersangka di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (21/7/2018). KPK menemukan adanya uang sejumlah Rp 139.300.000 dari dalam sel lapas napi korupsi Fahmi Darmawansyah. Selain itu, ada sejumlah catatan terkait sumber uang. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Nama Direktur Jenderal Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami, disebut dalam surat dakwaan terpidana mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Wahid Husen, yang dibacakan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Jawa Barat, Rabu (5/12/2018).

Dilansir dari Kompas.com, Utami disebut mendapat jatah tas mewah dari terdakwa Wahid Husen.

Menurut jaksa, tas itu diterima Wahid dari narapidana Fahmi Darmawansyah.

"Pada Juli 2018, Fahmi melalui Andri Rahmat memberikan 1 buah tas cluth bag merk Louis Vuitton untuk terdakwa yang diterima melalui Hendry Saputra," ujar jaksa dalam surat dakwaan.

Pemberian tas tersebut membawa petaka bagi keluarga Wahid Husen.

Sang istri saat ini harus berjuang untuk melanjutkan hidup dengan berjualan nasi uduk dan si anak juga ikut ke jalan menjajakan kopi.

Kenyataan pahit itulah yang saat ini dirasakan Dian A (39), istri Wahid Husen yang harus rela berjualan nasi uduk demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

Anaknya yang masih duduk di bangku SMA juga harus menanggung beban dengan ikut menjajakan kopi

Pasca di vonis majelis hakim dengan 8 tahun penjara, Dian A harus menelan pil pahit. Setiap hari ibu tiga anak ini memulai kegiatannya ditengah orang-orang masih tertidur lelap. Dengan memasak nasi uduk, ia pun mencoba mengais rejeki.

"Sekarang saya kegiatan jualan nasi uduk, kadang jual yoghurt, mengerjakan orderan menjahit," ujar Dian.

Halaman
1234
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved