Truk Terjun ke Kali Kecil Pamulang Berbuntut Panjang, Molen Berisi Adukan Semen Sulit Dievakuasi

Kecelakaan truk molen bermuatan adukan semen dan batu split di Perumahan Pondok Benda Indah berbuntut panjang.

Truk Terjun ke Kali Kecil Pamulang Berbuntut Panjang, Molen Berisi Adukan Semen Sulit Dievakuasi
Tribunjakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Molen berisi adukan semen dan batu split kering di dalam kali kecil di Perumahan Pondok Benda Indah, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (5/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Kecelakaan truk molen bermuatan adukan semen dan batu split di Perumahan Pondok Benda Indah, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Senin (28/10/2019) lalu, berbuntut panjang.

Lokasi yang berada di perumahan dan jalan yang tidak terlalu besar membuat truk mklen yang mulanya rebah di tengah kali itu sulit dievakuasi.

Truk itu bahkan baru bisa diangkat setelah empat hari, tepatnya Kamis (31/10/2019).

Sebuah truk molen terjun bebas di kali kecil di bilangan Perumahan Pondok Benda Indah, Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (29/10/2019).
Sebuah truk molen terjun bebas di kali kecil di bilangan Perumahan Pondok Benda Indah, Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (29/10/2019). (Tribunjakarta.com/Jaisy Rahman Tohir)

Namun evakuasi menggunakan alat berat itu hanya bisa mengangkat truknya saja, dan meminggalkan molennya.

Molen tersebut berisi 25 ton adukan semen dan batu split basah yang saat ini audah mengering.

Jadilah molen besar itu semakin berat karena semen mengering dan tambah sulit diangkat.

Pantauan TribunJakarta.com pada Selasa (5/11/2019) alias lima hari berselang setelah evakuasi truk, molen tersebut sedang dikeluarkan isinya.

Caranya, molen berbahan baja itu dilubangi dengan cara dilas, dan semenkeringnya dihancurkan untuk dikeluarkan.

Warga sekitar, Ali, mengatakan, pekerjaan melubangi molen dan mengluarkan isi semen kering itu baru dikerjakan hari ini.

Halaman
123
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved