Gasak Iphone X Dari Kamar Kos Korbannya, Pelaku Tertangkap Berkat Petunjuk Rekaman CCTV

Dari hasil olah TKP, didapat petunjuk bahwa pelaku diduga mengendarai sepeda motor bermerek Yamaha Vixion warna hitam bernomor polisi B 6169 EPT.

Gasak Iphone X Dari Kamar Kos Korbannya, Pelaku Tertangkap Berkat Petunjuk Rekaman CCTV
Istimewa/Polresta Depok
Rekaman CCTV pengawas ketika pelaku melarikan diri usai beraksi di kamar kos korban. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI - Polisi berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian yang menyasar sebuah kamar kos mahasiswi di kawasan Beji, Kota Depok.

Adalah Nano Suparno (51), pelaku yang berhasi menggasak satu unit handphone merek Iphone X dan Xiaomi Mi4 milik korbannya bernama Hana Hardianti (22).

Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Deddy Kurniawan menjelaskan, kerugian korban mencapai belasan juta rupiah.

"Total kerugian korbannya Rp 16,7 juta," ujar Deddy dikonfirmasi, Rabu (6/11/2019).

Deddy menuturkan, pihaknya segera melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, dan mengecek rekaman cctv pengawas di lokasi sekitar setelah korbannya melapor.

Dari hasil olah TKP, didapat petunjuk bahwa pelaku diduga mengendarai sepeda motor bermerek Yamaha Vixion warna hitam bernomor polisi B 6169 EPT.

Lanjut Deddy, pihaknya pun segera melakukan pengecekan nomor polisi kendaraan terduga pelaku ke Samsat Kota Depok.

Bambang Pamungkas Berpolemik dengan Pentolan The Jakmania, Anggota Lainnya Diminta Tidak Terpengaruh

Dipecat PSSI, Simon McMenemy Jalani Laga Terakhir Bersama Timnas Indonesia saat Hadapi Malaysia

"Ternyata sepeda motor tersebut sudah dijual oleh pemiliknya sampai tangan ke-empat tetapi belum dibalik nama. Kemudian diketahui bahwa pemilik terakhir motor tersebut tinggal di Kampung Lio, Kel Depok dan ciri-cirinya sama dengan pelaku yang terekam cctv," bebernya.

Tak menunggu lama, petugas pun segera menyambangi dan berhasil mengamankan pelaku berikut barang bukti sepeda motor yang digunakannya ketika beraksi.

"Setelah diinterogasi pelaku mengakui bahwa telah melakukan pencurian tersebut, dan barang berupa dua unit handphone sudah dijual kepada seorang penadah yang tidak dikenalnya di daerah Manggarai," kata Deddy.

Deddy mengatakan, pelaku juga mengakui telah beraksi sebanyak lima kali di wilayah Beji, Kota Depok.

Akibat perbuatannya, pelaku pun terancam dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman penjara lima tahun lamanya, sementara kasusnya tengah dalam pengembangan lebih lanjut.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved