Kompolnas Pesan Kabareskrim Baru Harus Punya Prestasi Baik Sesuai Merit System

Oleh karena itu saya berharap Kabareskrim yang akan datang diharapkan adalah perwira tinggi senior Polri yang berpengalaman dan memiliki prestasi baik

Kompolnas Pesan Kabareskrim Baru Harus Punya Prestasi Baik Sesuai Merit System
Logo Polri(museum.polri.go.id) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masih tingginya angka pengaduan terhadap kinerja Reserse terhadap proses penegakan hukum menjadi gambaran pentingnya sosok Kabareskrim yang tegas dan berpengalaman sesuai merit system.

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti menegaskan bahwa kebijakan untuk menunjuk dan mengangkat siapa yang akan menjabat sebagai Kabareskrim adalah kewenangan Kapolri, dengan berdasarkan sidang Wanjakti (Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi).

Namun dirinya menekankan sorotan publik atas penegakan hukum turut menjadikan profil terpilih nantinya bukan karena sekedar titipan melainkan mempunyai prestasi bagus, khususnya terkait bidang reserse.

“Penegakan hukum adalah yg paling menjadi sorotan masyarakat. Banyak laporan yang masuk ke Kompolnas, rata-rata 3.000 pengaduan pertahunnya adalah menyangkut kinerja Reserse. Oleh karena itu saya berharap Kabareskrim yang akan datang diharapkan adalah perwira tinggi senior Polri yang berpengalaman dan memiliki prestasi baik sesuai dengan merit system,” kata Poengky kepada wartawan di Jakarta, Rabu (6/8/2019).

“Mengingat tuntutan masyarakat yang sangat tinggi agar Reskrim mampu menangani dan menuntaskan kasus-kasus serta melaksanakan penegakan hukum secara profesional dan mandiri,” lanjutnya.

Poengky menekankan selain penanganan kejahatan konvensional, berbagai pekerjaan rumah (PR) atas tindak pidana lainnya yang saat ini menjadi sorotan baik berkategori transnasional hingga yang menggunakan teknologi menjadi tugas utama Kabareskrim.

“Harus sosok mumpuni berlatarbelakang Reserse. Tantangan penegakan hukum yang menonjol adalah menangani kejahatan-kejahatan terkait kelompok-kelompok radikal dan jaringan teroris, kejahatan cyber, kejahatan transnasional termasuk narkoba, dan kejahatan-kejahatan konvensional,” kata Poengky.

“Kabareskrim baru diharapkan mampu meningkatkan profesionalitas anggota Reserse Polri agar makin dipercaya masyarakat,” katanya.

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved