Persija Jakarta

Pelatih Persija Jakarta Tak Mau Anggap Remeh Kekuatan Semen Padang

Edson Tavares enggan melihat statistik buruk dari calon lawan yang akan dihadapinya tersebut

Pelatih Persija Jakarta Tak Mau Anggap Remeh Kekuatan Semen Padang
TribunJakarta.com/Wahyu Septiana
Pelatih kepala Persija Jakarta, Edson Tavares saat menghadiri sesi jumpa pers setelah pertandingan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (16/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Wahyu Septiana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pelatih kepala Persija Jakarta, Edson Tavares tak mau menganggap enteng tuan rumah Semen Padang saat berjumpa di pertandingan lanjutan Liga 1 2019 pekan ke-27.

Skuat Macan Kemayoran akan bertandang ke markas Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada Kamis (7/11/2019) pukul 15.30 WIB.

Dalam empat laga terakhir, tim asuhan eduardo Almeida tak pernah berhasil meraih kemenangan saat bermain di pertandingan kandang dan tandang.

Terakhir kali Semen Padang meraih kemenangan saat berjumpa dengan Persija Jakarta di putaran pertama Liga 1 2019, pada 16 Oktober lalu.

Edson Tavares enggan melihat statistik buruk dari calon lawan yang akan dihadapinya tersebut.

Pelatih berkebangsaan Brasil itu memilih menghormati dan akan berjuang menampilkan permainan terbaik di markas skuat Kabau Sirah.

Persija Jakarta Tidak Lakukan Persiapan Khusus Jelang Hadapi Semen Padang

"Sepak bola itu permainan. Saya tidak mau lihat statistik, dimana tuan rumah tidak tampil baik di pertandingan lalu. Namun kami tetap respek dengan mereka. Kami akan mencoba bermain maksimal dan bisa tampil baik," kata pelatih Persija Jakarta, Edson Tavares, Rabu (6/11/2019).

Menurut Tavares, selama menjalani kompetisi Liga 1 2019, Semen Padang menampilkan permainan bagus dan ngotot di lapangan.

Namun, skuat Kabau Sirah belum dihinggapi keberuntungan saat bermain di Liga 1 2019.

"Semen Padang sekali lagi tampil baik, mereka selalu tampil bagus. Akan tetapi masalah keberuntungan setiap laga tampil bagus selalu lengah di akhir pertandingan hingga akhirnya mereka kebobolan," tutur mantan pelatih Yokohama tersebut.

Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved