Breaking News:

Polisi Bakal Usut Surat Tugas dari Bapenda Kota Bekasi Terkait Kelola Lahan Parkir di Minimarket

Surat tugas menjadi sorotan dalam kasus viral video ormas (organisasi kemasyarakat) yang diduga meminta paksa untuk dapat mengelola parkir

Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Arman saat dijumpai di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, Selasa (15/10/2019). 

Saat ini pihaknya menyetop pembuatan surat tugas lagi. Pihaknya sedang melakukan evaluasi kebijakan ini bersama Alfamart dan Indomaret pusat.

"(Surat tugas) sudah saya stop, kita sudah evaluasi. Kita lagi bicarakan dengan Indomart Alfamart pusat bagiaman yang terbaik. Pada intinya kan itu ada potensi pendapatan kalau Bapenda kan sepanjang itu ada aturannya ya wajib digali itu," kata dia.

Pasca Hujan, Belasan Ton Sampah Diangkut dari Sekatan Banjir Kanal Barat

Dua Pekan Operasi Zebra Jaya di Bekasi, 5.000 Kendaraan Kena Tilang

Update Harga Kebutuhan Pokok di Bekasi, Cabai Merah Besar Rp 45.000 Per Kilogram

Sebelumnya, Organisasi Masyarakat (Ormas) di Kota Bekasi menyebut mendapatkan surat tugas dari Pemerintah Kota Bekasi untuk dapat mengelola parkir minimarket.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Organisasi Masyakarat (Ormas) Gibas Kota Bekasi, Deny Muhammad Ali, di Mapolrestro Bekasi Kota pada Senin (4/11/2019) malam.

Ia menyebut surat tugas yang didapatkan dari Pemerintah Kota Bekasi dalam hal ini Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi oleh Gibas Bekasi, juga didapatkan ormas lainnya untuk kelola parkir minimarket

"Kalau tugas kerjasama itu tidak ada, jadi sifatnya surat tugas parkir. Jadi tidak ada kerjasama ya, jadi mekanismenya, Bapenda mengeluarkan surat tugas parkir," ujar Deny.

Deny menyebut ormas hanya membantu tugas Pemkot Bekasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir.

Pemkot memberdayakan ormas dikarenakan untuk merekrut juru parkir cukup sulit.

"Ahirnya kita berdayakanlah kawan-kawan kita yang nganggur di Kota Bekasi, ya memang sumberdaya manusianya kurang untuk jadi jukir, jadi yang bisa parkir kita berdayakan mereka," ungkap dia.

Adapun terkait perintah secara langsung dari Bapenda, ia menepisnya. Sekali lagi, ia menjalankan sesuai surat tugas dan itu resmi sesuai ketentuan serta aturan Pemkot Bekasi.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved