Breaking News:

Polisi Bakal Usut Surat Tugas dari Bapenda Kota Bekasi Terkait Kelola Lahan Parkir di Minimarket

Surat tugas menjadi sorotan dalam kasus viral video ormas (organisasi kemasyarakat) yang diduga meminta paksa untuk dapat mengelola parkir

Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Arman saat dijumpai di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, Selasa (15/10/2019). 

"Jadi saya bilang, bukan perintah, tapi Bapenda mengeluarkan surat tugas kepada jukir, contoh si A untuk memarkirkan di area parkir tersebut," ucap dia.

"Jadi minta tolong diluruskan, tidak ada kerjasama kita dengan Bapenda. Tapi Bapenda hanya mengeluarkan surat tugas parkir, yang kebenaran kita memfasilitasilah orang-orang jukirnya itu," kata Deny lagi.

Ia menilai tujuan pemberdayaan ini baik, pertama pemerintah sendiri ingin meningkatkan PAD Kota Bekasi, terlebih pendapatan retribusi parkir sangat jauh dari target.

kedua juga, dapat membantu ketertiban, keamanan dan kebersihan lokasi minimarket.

"Kita tidak memaksakan tarif parkir, inipun sukarela, dikasih sukur, engga dikasih engga apa apa. Dari Bapenda jukir-jukir ini juga sudah ditraining, dalam arti dikasih pengarahan bahwa mereka harus berpakaian yang sopan, rambut yang rapih, dikasih rompi juga. Jadi dikasih arahan seperti itu sebelum mereka jadi jukir," terang Deny.

Maka dari itu, Deny enggan jika ormas disebut sebagai preman.

"Kita bukan premanisme, kita adalah ormas yang dilindungi Undang-undang. Kita ada SK Kenkumhamnya, jangan selalu mendiskreditkan ormas. Kalau bicara Indomaret Alfamart berapa ribu toko kelontong yang mati gara-gara minimarket itu," paparnya.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Polisi Selidiki Unsur Pidana Isi Surat Tugas Pemkot Bekasi untuk Ormas Kelola Parkir Minimarket

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved