BREAKING NEWS - Kepala Bapenda Kota Bekasi Diperiksa Polisi Terkait Surat Tugas Kelola Parkir Ormas

Aan diperiksa di ruang pemerikasaan terpadu Polres Metro Bekasi Kota, Jalan Pramuka, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi

BREAKING NEWS - Kepala Bapenda Kota Bekasi Diperiksa Polisi Terkait Surat Tugas Kelola Parkir Ormas
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Ruang pemeriksaan terpadu Polres Metro Bekasi Kota, di Jalan Pramuka, Bekasi Selatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kepala Badan Pendaparan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Aan Suhanda hadiri undangan Poles Metro Bekasi Kota terkait surat tugas kelola parkir minimarket yang diberikan ke organisasi masyarakat (ormas).

Aan diperiksa di ruang pemerikasaan terpadu Polres Metro Bekasi Kota, Jalan Pramuka, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis, (7/11/2019).

Dia hadir di ruang pemeriksaan sekitar pukul 10.30 WIB, didampingi seorang kuasa hukum RM Purwadi.

Pemeriksaan ini juga dalam rangka klarifikasi dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan wewenang pengeluaran surat tugas pengelolaan parkir minimarket.

Hingga pukul 11.00 pemeriksaan masih berlangsung. RM Puarwadi mengatakan, pemanggilan ini merupakan klarifikasi atas apa yang diduga pihak kepolisian.

"Iya pemanggilan pertama, atas dugaan bahwa diduga, untuk memberikan klarifikasi atas dugaan adanya tindak pidana penyalagunaan kewenangan seperti yang dalam panggilan Polres Metro Bekasi Kota," jelas dia.

Surat tugas pemanggilan Kepala Bapenda Kota Bekasi Aan Suhanda.
Surat tugas pemanggilan Kepala Bapenda Kota Bekasi Aan Suhanda. (Istimewa/Dok Kuasa Hukum)

Sebelumnya, kasus pemberian surat tugas pengelolaan parkir minimarket mencuat setelah viral aksi unjuk rasa ormas di salah satu minimarket di Jalan Raya Narogong Siliwangi, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pihaknya memang ingin memperluas jangkauan pendapatan asli daerah (PAD) dari beberapa sektor yang dianggap potensial.

Salah satu pontensi PAD yang ingin ditarik agar masuk ke kas daerah adalah pajak parkir minimarket. Rahmat mengaku, peraturan daerah (perda) tentang rencana itu sudah ada dan disahkan pada 2019.

Halaman
123
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved