Breaking News:

BREAKING NEWS - Kepala Bapenda Kota Bekasi Diperiksa Polisi Terkait Surat Tugas Kelola Parkir Ormas

Aan diperiksa di ruang pemerikasaan terpadu Polres Metro Bekasi Kota, Jalan Pramuka, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Ruang pemeriksaan terpadu Polres Metro Bekasi Kota, di Jalan Pramuka, Bekasi Selatan. 

Aan Suhanda berdalih, penarikan surat tugas itu merupakan langkah uji coba penerapan praktik pengelolaan parkir minimarket. Pihaknya juga menegaskan surat tidak dikeluarkan untuk ormas atau lemabaga tertentu, tetapi dikeluarkan untuk perorangan yang selanjutnya disebut juru parkir.

Selama ini, parkir minimarket di Bekasi memang kerap jadi lahan basah ormas untuk mendapat pundi-pundi. Mereka bergerak tanpa aturan jelas sehingga pendapatan yang dihasilkan tidak dapat diserap ke kas daerah.

Atas dasar itu, Pemkot Bekasi menelurkan perda pajak parkir yang nantinya akan diterapkan sebagai payung hukum penarikan pajak dari hasil parkir minimarket yang selama ini justru masuk ke kantong-kantong ormas atau perorangan yang menguasai lahan parkir.

Penjelasan Wali Kota Bekasi

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengimbau agar Kepala Daerah melakukan penertiban pengelolaan perparkiran.

Penyataan itu muncul ketika sedang ramai persoalan penarikan parkir yang melibatkan organisasi masyarakat (ormas) di Kota Bekasi.

Atas himbauan tersebut, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, apa yang terjadi di Kota Bekasi semua sudah pada aturannya.

"Saya sudah bilang, Pemerintah Kota Bekasi itu berdasarkan potensi yang ada melakukan ekstensifikasi, ekstensifikasi itu sama dengan penataan. Jadi kalau Pak Mendagri bilang itu, ya kita melakukan penataan tentunya regulasinya sedang kita tata," ujar Rahmat kepada awak media, Rabu (6/11/2019).

Rahmat menjelaskan jika kemarin sampai terjadi hal tersebut, itu dikarenakan masih ada ketidakpahaman terkait penataan yang sedang dilakukan Pemkot Bekasi terkait perparkiran.

"Kalau kemarin ada hal begitu ya kita maklum sedikit lah, karena menang berhadapan dengan temen-teman kita yang pada taraf pemahaman tidak seperti kita-kita ini sehingga butuh waktu," ucap Rahmat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved