Formula E Mampu Gerakkan Ekonomi Rp 1,3 triliun, PSI Minta Pemprov DKI Serahkan Kajian Investasi

"Kami tidak ingin berdasarkan perkiraan, kami ingin berdasarkan kajian. Sudah dikaji dengan benar dan detail," ujar Anggara Wicitra

Formula E Mampu Gerakkan Ekonomi Rp 1,3 triliun, PSI Minta Pemprov DKI Serahkan Kajian Investasi
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Anggota DPRD DKI dari Fraksi PSI Anggara Wicitra saat ditemui di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengaku bekum mendapat kajian soal untuk rugi dari penyelenggaran Formula E di Jakarta pada 2020.

Partai yang baru yang baru berdiri 2014 lalu ini pun menuntut Pemprov DKI Jakarta memperlihatkan kajian investasi sebelum menggelar ajang balap mobil listrik itu.

"Kami disodorkan anggaran (Formula E) yang fantastis, padahal neraca keuangan kita sedang defisit. Jadi kami minta dengan sangat, mana kajian analisis investasinya," ucap anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI Anggara Wicitra, Kamis (7/11/2019).

Terkait dengan pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengklaim ajang Formula E ini mampu menggerakkan perekonomian warga Jakarta hingga Rp 1,3 triliun, Anggara pun menyebut hal itu hanya mengada-ada.

"Kami tidak ingin berdasarkan perkiraan, kami ingin berdasarkan kajian. Sudah dikaji dengan benar dan detail," ujarnya di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Bila Pemprov DKI belum melakukan kajian investaai secara mendalam dan detail, ia pun menyarakan Gubernur Anies untuk membatalkan ajang internasional tersebut.

"Kalau memang belum ada (kajian) lebih baik dibatalkan karena ini uang rakyat," kata Anggara.

Seperti diberitakan sebelumnya, PSI mendesak Pemprov DKI membatalkan ajang Formula E di Jakarta pada 2020 mendatang.

Pasalnya, ajang balap internasional itu tidak masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta.

"Mengingatkan kembali bahwa program Formula E tidak pernah muncul dalam RPJMD. Dimana RPJMD adalah sebuah dokumen yang menjelaskan visi Jakarta sebagai kota selama lima tahun ke depan," ucap anggota DPRD DKI Fraksi PSI Anggara Wicitra, Kamis (7/11/2019).

Tak hanya itu, beberapa alasan pun di beberkan oleh Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI ini.

Fuzhou China Open 2019: Catatan Kekalahan Fajar/Rian Semakin Panjang, Rinov/Pitha Kalah

Hasil Fuzhou China Open 2019: Gregoria Ditumbangkan Unggulan Pertama, Begini Penjelasan Jorji

PSI Kritik Penyelenggaraan Formula E di Jakarta, Singgung RPJMD Hingga Minta Segera Dibatalkan

Seperti neraca keungan Pemprov DKI yang saat ini mengalami defisit anggaran hingga tidak adanya atlet Indonesia yang bertanding di ajang tersebut.

"Kondisi keuangan kita sedang defisit sampai hari ini dan kita tidak pernah dapat kajian investasinya," ujarnya di Ruang Fraksi PSI DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

"Kalau ngotot bicara olahraga investasi, kita tidak punya atlet untuk bertanding di Formula E. Lalu siapa yang mau disupport?," tambahnya menjelaskan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved