Kisah Mpok Fika, Bina Puluhan Ojek Daring Tuli: Bantu Komunikasi Hingga Jadi Driver Jempolan

Kisah Mpok Fika membina puluhan ojek daring tuli di dalam sebuah grup chatting, jadi driver jempolan.

Kisah Mpok Fika, Bina Puluhan Ojek Daring Tuli: Bantu Komunikasi Hingga Jadi Driver Jempolan
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Sosok Mpok Fika Chasasmeta driver ojol sebagai pelopor pemersatu kawan-kawan tuli pada Rabu (6/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI - Berangkat dari niat baik membantu rekan sesama ojek dalam jaringan (daring) yang terkena suspend, Mpok Fika (37) kini mampu membina puluhan ojek daring tuli di dalam sebuah grup chatting.

Tujuannya, Ia dan sejumlah pengendara ojek lainnya menjadi penyambung lidah antara pengendara ojek daring tuli dengan pembeli maupun penjual yang tengah melakukan pengiriman barang lewat aplikasi.

Kisah itu bermula kala sebuah grup sesama ojek daring membutuhkan bantuan untuk mengarahkan seorang pengendara ojek daring tuli yang terkena suspend.

Pengendara bernama Hamdan meminta pertolongan agar status suspend bisa dibuka kembali akibat bermasalah dengan pelanggan.

Kebetulan, Mpok Fika memiliki banyak waktu lantaran tak sedang mencari penumpang.

"Ditanya sama temen, ada yang bisa bantu enggak buka suspend? Saya bilang udah gue aja. Dia bilang, tuna rungu loh mpok? Yaudah memang kenapa kata saya begitu," cerita Mpok Fika kepada TribunJakarta.com pada Rabu (6/11/2019).

Presiden Jokowi Singgung Rangkulan Surya Paloh dan Sohibul Iman, PSI: Sindiran, PDIP: Itu Guyonan

Sebelumnya, Mpok Fika sudah pernah berinteraksi dengan pamannya yang menyandang tuna rungu.

Dengan pamannya, ia berkomunikasi lewat tulisan di buku.

Karena sering berinteraksi lewat ponsel, Mpok Fika pun berencana akan menggunakannya untuk berkomunikasi dengan Hamdan.

Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved