Pemeriksaan Kepala Bapenda Bekasi Sebatas Tupoksi, Belum Bahas Terkait Ormas

Kepala Bapenda Kota Bekasi, Aan Suhanda diperiksa Polres Metro Bekasi Kota terkait kisruh surat tugas pengelolaan parkir minimarket.

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
RM. Purwadi, Kuasa Hukum Kepala Bapenda Kota Bekasi Aan Suhanda saat dijumpai di ruang pemeriksaan terpadu Polres Metro Bekasi Kota, Kamis, (7/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Aan Suhanda diperiksa Polres Metro Bekasi Kota terkait kisruh surat tugas pengelolaan parkir minimarket.

Aan diperiksa di ruang pemeriksaan terpadu Polres Metro Bekasi Kota, Jalan Pramuka, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis, (7/11/2019).

Surat tugas pemanggilan Kepala Bapenda Kota Bekasi Aan Suhanda.
Surat tugas pemanggilan Kepala Bapenda Kota Bekasi Aan Suhanda. (Istimewa/Dok Kuasa Hukum)

RM. Purwadi, selaku kuasa hukum Aan Suhanda mengatakan, pemeriksaan kali ini lebih pada mempertegas tugas pokok dan fungsi Bapenda perihal pengelolaan parkir minimarket.

"Tupoksi dari pada Bapenda itu apa, ya disampaikan semua apakah punya kewenangan menarik retribusi Bapenda. Bagaimana mekenismenya setelah dapat uang bagaimana itu uang sampai naik ke kas (daerah) itu disampaikan semua," kata Purwadi di sela pemerikasan.

Purwadi memastikan, dari sekian banyak pertanyaan yang diajukan penyidik, belum ada indikasi pertanyaan yang menyangkut keterlibatan organisasi masyarakat (ormas) dalam aksi unjuk rasa di sebuah minimarket menuntut pengelolaan parkir beberapa waktu lalu.

"Jadi pemeriksaan ini baru sebatas tupoksi dari pada bapenda dan gak ada bicara ormas. Karena di surat tugas itu memberikan kepada personal, enggak kepada lembaga," tegas dia.

Pemeriksaan dilakukan sejak pukul 10.30 WIB, hingga pukul 16.02 WIB, proses tersebut masih berlangsung.

Purwadi menjelaskan, sejauh ini proses pemeriksaan dilakukan secara mengerucut dari pertanyaan awal lebih pada tupoksi Bapenda hingga nanti di ujung baru pada surat tugas.

"Udah dari jam 10 sampai jam makan siang tadi sekitar jam 1an itu udah banyak pertanyaan udah ada lebih dari 10 pertanyaan," jelas dia.

Adapun dalam surat pemanggilan polisi, tertuang surat perintah penyidikan nomor Sp.Lidik/2133/XI/2019/Restro Bekasi Kota tanggal 01 Nopember 2019.

Masih dalam surat pemanggilan yang dibuat Polres Metro Bekasi Kota, Kepala Bapenda diperintahkan untuk menemui penyidik Satuan Resort Kriminal AKP. Untung Riswaji dan Aiptu Ismail Fachri.

Pemerikaan ini untuk diminta keterangan atau klarifikasi adanya dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan wewenang jabatan atau penyimpangan dalam kegaiatan pungutan retribusi parkir di wilayah Kota Bekasi.

Pangkal masalah ini bermula ketika viral video aksi unjuk rasa Aliansi Ormas Kota Bekasi di salah satu minimarket di Jalan Raya Narogong Siliwangi, Rawalumbu, Kota Bekasi, beberapa hari lalu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved