Pengamat Sebut Pemprov DKI Tak Serius Merawat Pohon

"Itu di bawahnya (akar pohon angsana) merusak saluran drainase," kata Hari, saat dihubungi Wartawan, Senin (4/11/2019), malam.

Pengamat Sebut Pemprov DKI Tak Serius Merawat Pohon
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Petugas dari Suku Dinas Kehutanan Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Pusat, sedang menebang pohon angsana di Jalan Cikini Raya, Kamis (7/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Pengamat Tata Kota dari Universitas Trisakti, Nirwono Joga, menyatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tak serius merawat pohon.

Nirwono mengatakan demikian, lantaran pohon Pohon Angsana dan pohon beringin yang berusia puluhan tahun di trotoar Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, telah ditebang.

"Dinas Pertamanan dan Kehutanan tidak serius merawat pohon. Harusnya pohon masih bisa diselamatkan," ujar Nirwono, saat dihubungi TribunJakarta.com, Kamis (7/11/2019).

Kepala Dinas Bina Marga Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Hari Nugroho, mengatakan pohon angsana dan beringin tersebut merusak saluran drainase.

Sekira lima batang pohon besar ditebang di kawasan Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat Senin (4/11/2019).
Sekira lima batang pohon besar ditebang di kawasan Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat Senin (4/11/2019). (TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat)

"Itu di bawahnya (akar pohon angsana) merusak saluran drainase," kata Hari, saat dihubungi Wartawan, Senin (4/11/2019), malam.

Hari menyebut, pohon angsana dan beringin ini sudah berusia tua.

"Sebelum menebang itu, kami dapat rekomendasi dari Dinas Kehutanan, dilihat dari sisi jenis pohonnya, itu pohon angsana, sudah tua," ujar Hari.

Dia melanjutkan, pohon angsana tua ini merusak konstruksi jalan.

"Ketiga, merusak konstruksi jalan. Jadi, artinya kalau tidak ditebang, itu mengganggu. Makanya ditebang," ucapnya.

Dia menambahkan, pohon-pohon angsana tua ini ditebang lantaran khawatir roboh kala musim hujan tiba.

Pohon-pohon Ditebang di Trotoar Cikini, Warga Keluhkan Panas dan Gersang
Pohon-pohon Ditebang di Trotoar Cikini, Warga Keluhkan Panas dan Gersang (KOMPAS.com/CYNTHIA LOVA)

"Karena ini sudah musim hujan, kan mampet banjir, tahu-tahu ada pohon tumbang, kan dampaknya ke sana. Makanya diantisipasi sejak saat ini, makanya dipotong," ucap Hari.

Menurut Nirwono, sebaiknya pohon-pohon tersebut dirawat.

"Kalau sakit, keropos, dan lain-lain ya sebaiknya dirawat. Dinas Pertamanan dan Kehutanan tidak serius merawat pohon. Harusnya pohon masih bisa diselamatkan," ucapnya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved