Di Airy Syariah, Pasangan yang Belum Menikah Bakal Ditolak Pemilik Properti

Airy Syariah bermula dari permintaan pemilik hotel yang tidak ingin propertinya disewa oleh pasangan yang belum menikah

Di Airy Syariah, Pasangan yang Belum Menikah Bakal Ditolak Pemilik Properti
TRIBUNJAKARTA.COM/PEBBY ADE LIANA
Hotel Airy Premier Seminyak Bali, juga dilengkapi dengan fasilitas kolam renang yang ada di atap hotel. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, BALI - Penyedia layanan perjalanan berbasis teknologi Airy, menghadirkan penginapan yang nyaman bagi milenial muslim yaitu Airy Syariah.

Airy Syariah adalah akomodasi ramah muslim yang menerapkan prinsip syariah.

VP Marketing Airy, Ika Paramita mengatakan, bahwa hadirnya Airy Syariah bermula dari permintaan pemilik hotel yang tidak ingin propertinya disewa oleh pasangan yang belum menikah.

"Beberapa pemilik properti, terkadang mereka merasa ingin tenang. Tidak mau propertinya disewakan untuk pasangan yang belum menikah. Ada ketenangan tersendiri bagi mereka khususnya di spiritualnya," kata Ika, saat dijumpai di Bali, Kamis (7/11/2019).

Bagi pasangan yang ingin menginap, diwajibkan untuk menunjukan bukti pernikahan saat melakukan check in.

Pembuktian itu, menurut Ika bisa dilakukan melalui alamat KTP yang sama, atau adanya bukti dokumen pernikahan.

Seperti surat, buku nikah, maupun foto-foto pernikahan. Jika pasangan tak bisa memenuhi persyaratan tersebut, maka pemilik properti akan menolak.

"Terkadang ada yang mungkin belum sempat mengurus KK, atau KTP, mereka bisa menunjukan dokumen pernikahan yang lain. Seperti foto-foto pernikahan, buku nikah, dokumen-dokumen lain, itu valid," kata dia.

Arema Store, Idaman Baru Aremania Dapatkan Barang Resmi Mirip Skuat Singo Edan

Adapun layanan penginapan Airy Syariah ini sudah ada di beberapa kota di Indonesia. Seperti Aceh, Yogyakarta, Padang, Surabaya, dan beberapa kota lainnya.

Menurut Ika, selain mewajibkan pasangan yang menginap harus sudah menikah, Airy Syariah juga memiliki beberapa fasilitas yang ramah muslim.

Diantaranya disertai makanan dan minuman halal, adanya arah kiblat dalam kamar, adanya kran untuk berwudhu, dilengkapi mushala, sekaligus alat salat secara lengkap.

Saat ini, menurut Ika properti dengan prinsip syariah cukup diminati oleh para traveller khususnya kaum wanita. Pasalnya, elemen kenyamanan menjadi pertimbangan utama bagi para traveler ketika memilih sebuah penginapan, setelah itu barulah disusul oleh fasilitas dan lokasi.

"Kita punya banyak properti syariah. Saat ini 40 persen properti Airy, yang syariah ada 40 persen. Dari 2000 sekian (properti), 40 persennya syariah," pungkasnya.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved