Kepala Bapenda Loncat Pagar Belakang Polres Metro Bekasi Kota, Terungkap Alasannya

Masuk dari depan Kepala Bapenda Kota Bekasi Aan Suhanda keluar dari pintu belakang lalu loncati pagar Polres Metro Bekasi Kota setelah diperiksa 8 jam

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Y Gustaman
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Kepala Bapenda Kota Bekasi Aan Suhanda. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Masuk dari depan, Kepala Bapenda Kota Bekasi Aan Suhanda diam-diam keluar dari pintu belakang lalu loncat pagar Polres Metro Bekasi Kota.

Aan mendatangi ruang pemeriksaan melalui pintu depan, Kamis (7/11/2019). Ia diminta menemui penyidik Satreskrim AKP Untung Riswaji dan Aiptu Ismail Fachri mulai pukul 10.00 WIB.

Polisi meminta keterangan Aan soal dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan wewenang jabatan terkait surat tugas ormas dalam mengelola parkir minimarket di Kota Bekasi.

Pemeriksaan terhadap Aan baru usai sekitar pukul 18.00 WIB. Rupanya ia memilih keluar dari pintu belakang sehingga media tak mendapat keterangan Aan.

Pengacara RM Purwadi menjelaskan kliennya, Aan, meminta maaf tak bisa memberikan keterangan ke media karena lelah setelah hampir delapan jam diperiksa.

"Tolong sampaikan mohon maaf karena dari jam 10 sampai sekarang baru selesai. Maka dari itu dia langsung pulang ke rumah istirahat," kata Purwadi di Polres Metro Bekasi Kota.

Ia memastikan Aan tak terpikirkan untuk menghindari media yang sejak pagi menunggu kehadirannya selesai menjalani pemeriksaan.

"Enggak ada pikiran demikian (menghidar) saya rasa," dia menambahkan.

Selidik punya selidik, Aan keluar dari ruang pemeriksaan terpadu Polres Metro Bekasi Kota melalui pintu belakang.

TribunJakarta.com mencoba melihat langsung pintu belakang gedung pemeriksaan yang memiliki akses keluar kedua setelah pintu depan.

Di dekat pintu belakang tampak dua kursi plastik diduga digunakan Aan untuk melopati pagar gedung pemerikasaan Polres Metro Bekasi Kota, menuju halaman depan SDN Margajaya 1 Bekasi.

Seorang pekerja bangunan di sekitar halaman depan SDN Margajaya 1 Bekasi sempat melihat pria keluar dari pintu belakang gedung pemerikasaan mengenakan baju batik warna kuning.

Di halaman depan SDN Margajaya 1 Bekasi itu, rupanya telah menunggu sebuah mobil Suzuki Ertiga yang siap mengantar Aan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved