Mantan Staf Ahok Bongkar Anggaran Pengadaan Pasir Hingga Helm Proyek Bagi Siswa SMK

anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah berhasil membongkar sejumlah anggaran mistis yang diajukan Pemprov DKI Jakarta

Mantan Staf Ahok Bongkar Anggaran Pengadaan Pasir Hingga Helm Proyek Bagi Siswa SMK
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Ima Mahdiah saat ditemui di kantornya, Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kejanggalan dalam usulan anggaran pada draf Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 kembali terungkap.

Kali ini anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah berhasil membongkar sejumlah anggaran mistis yang diajukan Pemprov DKI Jakarta.

Salah satunya ialah anggaran alat peraga bagi peserta didik SMKN jurusan bisnis management.

Dimana dalam anggaran tersebut, Disdik DKI Jakarta menganggarkan dana sebesar Rp 52,16 miliar untuk pengadaan pasir.

"Ini kan di SMKN Bisnis Management, memang bisnis management ada pasirnya?," tanya Ima keheranan, Kamis (7/11/2019).

"Jadi pasir itu adanya di kolom penyediaan BOP (Biaya Operasional Pendidikan) SMPN dan BOP SMK jurusan bisnis managemen," tambahnya menjelaskan.

Tak sampai di situ, Ima menambahkan, Disdik DKI juga menganggarkan dana untuk pengadaan helm proyek sebesar Rp 34,27 miliar, pengadaan thinner senilai Rp 40,10 miliar, penghapus cair Rp 31,61 miliar, hingga pengadaan buku folio sebesar Rp 78,79 miliar.

Pertama Kali Liburan ke Bali? Ini Benda yang Wajib Kamu Bawa

"Terus ada lagi di (program) wajib belajar 12 tahun, ada tiner, ada helm proyek, terus penghapus cair," ujarnya di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Setelah ditelusuri, usulan anggaran mistis ini ternyata berasal dari berbagai wilayah kota administrasi di Jakarta, seperti Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat.

"Berasal dari sudin, contohnya pasir ada di Sudin wilayah 2 Jakarta Pusat, tiner ada di Sudin Pendidikan wilayah 2 Jakarta Barat, dan pulpen juga ada di Sudin Pendidikan Jakarta Selatan," kata Ima.

Untuk itu, mantan staf Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok ini mengatakan, pihaknya akan mempertanyakan beberapa usualan anggaran pengadaan barang di Disdik DKI yang dinilai janggal ini.

"Itu yang nanti mau kita pertanyakan di pembahasan RAPBD, mungkin di Banggar (Badan Anggaran), nanti akan saya tanyakan," tuturnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved