Melihat Interceptor 001, 'Penjaga Gawang' Agar Sampah Agar Tak Lolos ke Teluk Jakarta

Dua petugas UPK Badan Air Jakarta Utara bertugas sebagai operator di alat yang sudah beroperasi disana sejak Mei 2019 lalu.

Melihat Interceptor 001, 'Penjaga Gawang' Agar Sampah Agar Tak Lolos ke Teluk Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Alat pengangkut sampah Interceptor 001 di Sungai Cengkareng Drain, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Benda yang didominasi berwarna biru layaknya kapal mengapung di tengah aliran Sungai Cengkareng Drain, tepatnya di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara.

Lokasi alat tersebut berada tak jauh dari beberapa kapal speed boat yang bersandar disana.

Alat pengangkut sampah Interceptor 001 di Sungai Cengkareng Drain, Jakarta Utara.
Alat pengangkut sampah Interceptor 001 di Sungai Cengkareng Drain, Jakarta Utara. (TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA)

Alat tersebut bernama Interceptor 001 yang diciptakan oleh pemuda asal Belanda, Boyan Slat di bawah bendera The Ocean Cleanup.

Alat tersebut bertugas untuk mengangkut sampah di aliran kali yang berasal dari arah Cengkareng agar tak lolos ke Teluk Jakarta.

Mengingat lokasi tersebut merupakan titik terakhir layaknya penjaga gawang sebelum memasuki Teluk Jakarta.

Alat pengangkut sampah Interceptor 001 di Sungai Cengkareng Drain, Jakarta Utara.
Alat pengangkut sampah Interceptor 001 di Sungai Cengkareng Drain, Jakarta Utara. (TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA)

Untuk bisa berada di Interceptor 001 harus melalui speed boat dari bibir sungai.

Dua petugas UPK Badan Air Jakarta Utara bertugas sebagai operator di alat yang sudah beroperasi disana sejak Mei 2019 lalu.

Cara kerja alat ini sangat sederhana. Beberapa meter di depan Interceptor 001 sudah dipasang sekatan agar sampah diarahkan menuju Interceptor.

Begitu sampah menuju bibir Interceptor, sampah-sampah tersebut kemudian diangkat ke atas menggunakan mesin layaknya tangga berjalan.

Halaman
12
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved