Namanya Dicatut untuk Kepemilikan Mobil Mewah, Edi Hartono Cemas KJP dan BPJS Diblokir

Edi Hartono (41) kini dihantui rasa ketakutan akan diblokirnya Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang biasa digunakan untuk membiayai sekolah anak keduanya.

Namanya Dicatut untuk Kepemilikan Mobil Mewah, Edi Hartono Cemas KJP dan BPJS Diblokir
TRIBUNJAKARTA.COM/Annas Furqon Hakim
Edi Hartono, penjual sepatu keliling di Tebet yang namanya tercatat memiliki tiga mobil mewah, Jumat (8/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Edi Hartono (41) kini dihantui rasa ketakutan akan diblokirnya Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang biasa digunakan untuk membiayai sekolah anak keduanya.

Di samping itu, ia juga takut BPJS Kesehatannya ikut diblokir.

Penyebabnya, Edi tercatat memiliki empat kendaraan, tiga di antaranya merupakan mobil mewah.

"Saya was-was, takut bantuan-bantuan kayak KJP, BPJS, diblokir semua," kata Edi saat ditemui di rumahnya di Jalan Tebet Timur Raya, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2019).

Suasana rumah Edi Hartono di Jalan Tebet Timur Raya, Gang Pelita 3, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2019).
Suasana rumah Edi Hartono di Jalan Tebet Timur Raya, Gang Pelita 3, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/Annas Furqon Hakim)

Mengaku Tidak Mungkin Borong Mobil Mewah, Edi Hartono: Beli Motor Saja Nyicil

Persija Jakarta Gagal Pertahankan Gelar Liga 1, Tak Bisa Salip Poin Bali United

Jika KJP anaknya benar-benar diblokir, Edi mengaku bakal sangat kesulitan membayar biaya sekolah.

Apalagi, ia hanya berprofesi sebagai penjual sepatu keliling dengan penghasilan tak menentu.

"Sekarang belum ada kepastian dari sekolah. Saya belum tahu masih dapat atau tidak," ujarnya.

Apindo Kota Tangerang Ancam Pindahkan Pabrik Jika Buruh Ngotot Kenaikan UMK 12 Persen

Dalam kasus ini, Edi mengaku baru mengetahui namanya tercatat sebagai pemilik mobil mewah ketika berkunjung ke Kantor Samsat Kebon Nanas, Jakarta Timur.

Saat itu, ia hendak mengurus surat pemblokiran kepemilikan sepeda motornya.

"Tahu-tahu kok ada tiga mobil itu, Mercedes Benz 220, Ferarri Dino, terus Mercedes Benz 190. Saya nggak tahu, kaget saya juga," tutur Edi.(*)

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved