Pemerintah dan Polres Tangerang Bersatu Perangi Radikalisme Terutama di Kalangan Mahasiswa

Pencegahan untuk memerangi dan mencegah tersebarnya paham radikalisme terutama kepada Ormas, LSM, dan mahasiswa di Kota Tangerang.

Pemerintah dan Polres Tangerang Bersatu Perangi Radikalisme Terutama di Kalangan Mahasiswa
TribunJakarta/Ega Alfreda
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat ditemui usai melaksanakan Kirab Maulid dan Selawat On The Road, Kampung Bekelir, Kota Tangerang, Jumat (8/11/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang dan Polres Metro Tangerang Kota bersama-sama memerangi paham radikalisme yang menjamur di Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan sedang menggelorakan semangat gotong royong untuk menghilangkan ketakutan masyarakat tentang bahaya radikalisme di Kota Tangerang.

"Justru sekarang bangun semangat gotong rotong kesatuan dan persatuan, karena kita ingin keluarkan dari masyarakat ini justru energi positif. Biar masyarakat enggak merasa dihantui dan ketakutan dengam radikalisme," kata Arief di Kirab Maulid dan Salawat On The Road, Kampung Bekelir, Kota Tangerang, Jumat (8/11/2019).

Menurut Arief, sekarang pihaknya fokus kepada pembinaan masyarakat terutama kepada mahasiswa di Kota Tangerang agar tidak terpapar paham radikalisme.

Buhan hanya tingkat Kelurahan atau RT dan RW, Arief menjelaskan kalau jajarannya akan menembus rumah demi rumah untuk menangkal ajaran yang dapat merugikan Kota Tangerang.

"Sampai tingkat rumah, enggak sampai RT dan RW doang, karena mereka hidup bermasyarakat harus membaur dengan semua yang ada," sambung Arief.

Sementara, dari pihak kepolisian, Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim mengatakan pihaknya sudah melaksanakan serangkaian tindakan pencegahan.

Pencegahan untuk memerangi dan mencegah tersebarnya paham radikalisme terutama kepada Ormas, LSM, dan mahasiswa di Kota Tangerang.

Incar Truk Lintas Jawa-Sumatera, Pemalak Bersenjata Kayu Ditangkap Polres Pelabuhan Tanjung Priok

Sepatu Custom Termahal dari Never Too Lavish di USS 2019: Harga Rp 130 Juta dengan Emas 24 Karat

Harga Terbaru HP Oppo November 2019: Termurah Rp 1,6 Juta, Termahal Rp 7,9 Juta, Ini Spesifikasinya

"Sudah, kita sudah merangkul dari semua tokoh agama, ormas, LSM, dan terutama mahasiswa untuk deklarasi tolak tindakan radikalisme," jelas Rachim.

Rachim menyadari kalau penyebaran terbesar dan termudah adalah melalui media sosial.

Maka dari itu, pihak Polres Metro Tangerang Kota sudah road show ke beberapa kampus di kota seribu industri ini memberikan imbauan kepada mahasiswa.

"Sudah ada penyuluhan contoh jangan mudah percaya berita yang belum tentu kebenarannya yang bisa saja isinya berita hoaks. Antisipasi ada kampusnya gerakan radikal gitu juga kita berikan sosialisasi," tutur Rachim.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved